Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Sindoro Sumbing Triathlon Genjot Sport Tourism, Jadi Magnet Wisatawan

Sigit Rahmanto • Senin, 13 Juli 2026 | 18:36 WIB
Para atlet berenang di Telaga Bedakah yang airnya bersuhu 10-12 derajat Celcius menjadi tantangan tersendiri. (Istimewa)
Para atlet berenang di Telaga Bedakah yang airnya bersuhu 10-12 derajat Celcius menjadi tantangan tersendiri. (Istimewa)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Kawasan Telaga Bedakah, Desa Tlogomulyo, Kecamatan Kertek, kembali dipilih menjadi lokasi ajang triathlon.

Ratusan atlet dari berbagai penjuru tanah air hingga mancanegara berkumpul di kaki Gunung Sindoro dan Sumbing tersebut. Mereka adu ketahanan fisik dalam ajang tahunan Sindoro Sumbing Triathlon, Duathlon, dan Aquathlon 2026.

Acara yang digelar Sabtu pagi (11/7/2026) memasuki edisi ketujuh ini menjadi salah satu rangkaian Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo. Tantangan utama para atlet justru dimulai sesaat sebelum start pukul 07.30. 

Suhu air Telaga Bedakah yang ekstrem, berkisar antara 10 hingga 12 derajat Celsius, menjadi ujian berat bagi fisik peserta. Untuk menjaga keselamatan, panitia bahkan harus mengatur debit air telaga sejak sehari sebelum perlombaan.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengungkapkan, variasi nomor lomba yang terus bertambah dari tahun ke tahun menjadi bukti bahwa olahraga ketahanan semakin digandrungi.

Jika awal mula digelar hanya ada triathlon dan duathlon, kini nomor aquathlon (renang dan lari) ikut dipertandingkan untuk merangkul atlet pemula.

"Dulu orang belum tahu aquathlon atau duathlon itu apa. Sekarang, alhamdulillah di Wonosobo sudah mulai lahir atlet-atlet lokalnya," ujar Afif usai membuka acara.

Afif menegaskan, sport tourism seperti Sindoro Sumbing Triathlon, Dieng Caldera Run, dan Dieng Trail Run terbukti ampuh menjadi magnet promosi daerah.

Senada, Sekretaris Daerah (Sekda) Wonosobo One Andang Wardoyo menambahkan, ajang yang memperebutkan total hadiah Rp 120 juta ini memiliki efek domino yang besar bagi ekonomi warga. Terutama dalam mendongkrak lama tinggal wisatawan.

Keunikan rute Telaga Bedakah yang dikelilingi kebun teh dan bersuhu dingin ternyata sukses memikat perhatian internasional.

Nicole, salah satu peserta asal Singapura yang kini berdomisili di Jakarta, mengaku sengaja datang setelah berselancar di dunia maya untuk mencari tantangan baru di Asia Tenggara.

"Suhu air di sini sangat dingin, sempat membuat saya gugup karena punya trauma hampir hipotermia saat tanding di Australia. Tapi, berenang di danau bersama ikan-ikan dan jalur lari yang menanjak ini memberikan pengalaman yang sangat spesial," ungkap Nicole. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#sindoro sumbing triathlon #adu ketahanan fisik #sport tourism #One Andang Wardoyo #BUpati Wonosobo afif Nurhidayat