Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Sebelas Hari Pencarian di Gunung Bismo,Dua Remaja Asal Watumalang Wonosobo Ditemukan Tewas 

Sigit Rahmanto • Minggu, 12 Juli 2026 | 22:27 WIB
Tim operasi SAR skala besar saat persiapan pencarian dua korban di Gunung Bismo.
Tim operasi SAR skala besar saat persiapan pencarian dua korban di Gunung Bismo.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo Setelah 11 hari dilakukan pencarian, dua remaja asal Kecamatan Watumalang, Wonosobo yang hilang misterius di Gunung Bismo akhirnya ditemukan, Minggu (12/7/2026) sore.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal di sekitar area Curug Kali Preng.

Korban diketahui bernama Arifin Nurohmat alias Apin, 18, dan Yufaidin alias Idin, 15, keduanya warga Dusun Krinjing, Desa Krinjing, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo.

Misteri ini bermula ketika Apin dan Idin berpamitan meninggalkan rumah pada Selasa (30/6/2026) siang sekitar pukul 12.00.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat, keduanya sempat terlihat berjalan kaki menuju kawasan hutan Gunung Bismo melalui jalur tradisional Desa Krinjing.

Namun kekhawatiran mulai melanda setelah berhari-hari keduanya tak kunjung pulang. Kegalauan pihak keluarga akhirnya berujung pada laporan resmi orang hilang ke Basarnas, Kamis (2/7/2026) lalu.

Merespons laporan tersebut, tim operasi SAR skala besar langsung dibentuk. Selama 10 hari berturut-turut sejak operasi dibuka, sedikitnya 250 personel diterjunkan untuk menyisir enam titik krusial yang dicurigai sebagai lokasi keberadaan korban. Sayang, medan Bismo yang ekstrem, vegetasi yang rapat, serta cuaca yang tak menentu membuat pencarian terus menemui jalan buntu.

Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), setelah masa pencarian reguler tujuh hari dan perpanjangan operasi selama tiga hari habis tanpa hasil, operasi SAR gabungan resmi ditutup pada Sabtu (11/7/2026) petang pukul 17.00.

Pihak keluarga pun sudah diajak duduk bersama, pasrah, dan menerima keputusan penghentian tersebut sembari tim melanjutkan dengan pemantauan pasif.

Namun, takdir berkata lain. Pada hari ke-11, Minggu (12/7/2026) sore, keduanya ditemukan oleh sejumlah relawan yang masih belum menyerah untuk menyisir ke titik yang belum sempat dicoba.  Dari berbagai informasi yang diterima, posisi kedua jasad korban justru berhasil terdeteksi masih berada di dalam air di daerah Curug Kali Preng, di kaki Gunung Bismo.

Kabar penemuan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kepala Koordinator Relawan Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Wonosobo, Sabarno. "Benar, posisi saat ini kedua korban sudah ditemukan di atas, di daerah Curug," ungkap Sabarno saat dikonfirmasi, Minggu (12/7/2026).

Meski titik koordinat jenazah sudah dipastikan, misi kemanusiaan ini belum sepenuhnya tuntas. Proses evakuasi dikabarkan masih berlangsung lantaran medan yang dilalui cukup berat.

Hingga berita ini ditulis, tim evakuasi masih harus baku hantam dengan waktu dan benteng alam. "Sampai saat ini tim evakuasi masih mencoba membuka jalan. Kondisi menuju titik penemuan terhalang semak belukar yang sangat lebat. Tim harus membuka jalur untuk evakuasi terlebih dshulu," jelas Sabarno. (git/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Gunung Bismo #tewas #Watumalang #basarnas #wonosobo