RADARMAGELANG.ID, Wonosobo— Seluruh personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 444/Satria Setjonego resmi mengemban tugas di Kabupaten Wonosobo.
Sebanyak 418 prajurit tiba di Wonosobo, Sabtu (27/6/2026) setelah menyelesaikan seluruh tahapan pergeseran pasukan.
Kehadiran mereka untuk mengisi struktur Yonif TP 444/Satria Setjonego. Yakni satuan yang dirancang dengan karakteristik khusus yang membedakannya dari batalyon infanteri konvensional.
Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno menjelaskan bahwa seluruh personel tersebut merupakan kesatuan utuh yang siap dioperasikan.
Mengingat kompleks markas batalyon di Kecamatan Kepil masih dalam proses pembangunan, untuk sementara waktu seluruh pasukan ditempatkan di kawasan Wonoland.
"Seluruh personel sebanyak 418 prajurit kini sudah berada di Wonosobo. Ini menjadi penanda awal operasional satuan baru TNI AD di wilayah ini," ujar Yoyok.
Ia menegaskan, Yonif TP 444/Satria Setjonego mengusung konsep fungsi ganda. Di satu sisi, komando ini tetap memegang kendali utama sebagai pasukan infanteri dengan kemampuan tempur penuh guna menjaga kedaulatan negara.
Namun di sisi lain, para prajurit juga dibekali keterampilan teknis untuk menggerakkan roda pembangunan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Salah satu program prioritas yang akan langsung digarap oleh ratusan prajurit ini adalah penguatan ketahanan pangan regional.
Fokus utamanya mencakup pemanfaatan dan pengelolaan lahan-lahan tidur di wilayah Wonosobo agar bertransformasi menjadi kawasan produktif di sektor pertanian, peternakan, hingga perikanan.
Secara struktural, Yonif TP ini juga diperkuat oleh unsur konstruksi dan tim kesehatan internal.
Struktur khusus ini dibentuk untuk mempermudah mobilisasi pasukan dalam membantu pembangunan infrastruktur pedesaan, pelayanan sosial, hingga kedaruratan mitigasi bencana alam di medang geografis Wonosobo yang berbukit. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo