Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Peringatkan Sopir Jeep Wisata Ugal-ugalan, Warga Menjer Wonosobo Pasang Banner Ancaman

Sigit Rahmanto • Minggu, 28 Juni 2026 | 18:52 WIB
Warga Desa Menjer Kecamatan Garung, Wonosobo memasang banner peringatan pada pengemudi jeep wisata karena sebelumnya terjadi kecelakaan di kawasan tersebut. (istimewa)
Warga Desa Menjer Kecamatan Garung, Wonosobo memasang banner peringatan pada pengemudi jeep wisata karena sebelumnya terjadi kecelakaan di kawasan tersebut. (istimewa)
 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan jeep wisata dengan sepeda motor di Desa Menjer, Kecamatan Garung,Wonosobo memantik kemarahan warga.

Sehari setelah kejadian (26/6/2026), sejumlah warga yang geram langsung memasang banner peringatan ekstrem di pinggir jalan. 

Banner tersebut menuliskan bahwa siapapun boleh melempari batu jika melihat ada armada jeep wisata yang nekat berkendara ugal-ugalan di wilayah mereka. Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan diduga akibat kelalaian sopir jeep wisata.

Dalam rekaman kamera pengawas, situasi di salah satu pertigaan Desa Menjer semula tampak lengang.

Petaka terjadi saat seorang pemotor memperlambat laju kendaraannya untuk berbelok ke kanan dengan memberi tanda lewat lampu hazard. 

Mendadak, dari arah berlawanan yang merupakan jalur menurun tajam, muncul jeep wisata yang kehilangan kendali.

Karena jarak sudah terlalu dekat, benturan keras tak terhindarkan hingga membuat pengendara motor beserta kendaraannya terkapar di bawah kolong depan jeep.

Warga setempat bersama penumpang jeep langsung berhamburan memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke tempat aman.

Insiden ini memicu kemarahan masif dari warga yang mengeluhkan maraknya sopir jeep wisata ugal-ugalan.

Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartano membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut.

Namun, saat petugas Unit Laka Lantas mendatangi lokasi kejadian, kedua belah pihak menurutnya didapati sudah membubarkan diri dan tidak melakukan pelaporan formal.

"Iya betul, keterangan Unit Laka dan warga sekitar (korban) cuma lecet dan sudah tidak ada di TKP. Mohon kabar kalau memang perlu ditangani oleh Unit Laka Lantas," ujar AKP Seno saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, Sabtu (28/6).

Saat dimintai ketegasan terkait banyaknya keluhan masyarakat mengenai perilaku ugal-ugalan pengemudi jeep wisata hingga lahirnya aksi pasang banner halal main hakim sendiri oleh warga, kasatlantas justru memberikan respons yang terkesan santai.

Alih-alih menjanjikan penertiban atau patroli kepada pengendara jeep secara lebih ketat, ia menilai reaksi keras warga tersebut sebagai hal yang positif.

"Itu bagus membantu kami edukasi," tulis AKP Seno singkat. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#warga menjer Wonosobo #pasang banner ancaman #sopir jeep wisata #kecelakaan