RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Kasus penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Wonosobo menjadi lampu kuning yang harus diwaspadai bersama.
Data terbaru menunjukkan tren yang cukup memprihatinkan, karena baru enam bulan berjalan sudah ada 16 kasus ditemukan.
Data perbandingan itu tersaji pada tahun 2025 lalu tercatat ada 25 kasus, sementara per Juni 2026 ini angka kasus sudah menyentuh 16 perkara.
Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo langsung tancap gas memperkuat benteng pertahanan.
Baca Juga: Warga Kalikajar Diciduk Satresnarkoba Polres Wonosobo Saat Hendak Pesta Narkoba
Tidak hanya mengandalkan jalur hukum, pemkab akan menggandeng para ulama untuk menyisipkan pesan antinarkoba langsung ke mimbar-mimbar masjid melalui khutbah Jumat.
Langkah taktis ini dimatangkan dalam Rapat Koordinasi dan Silaturahmi Ulama-Umaro serta Sosialisasi Dampak Penggunaan Narkoba di Sekretariat Ganas Annar MUI Kabupaten Wonosobo, Kalikajar, Rabu (24/6/2026).
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Wonosobo, Harjanto mengungkapkan pemkab segera menerbitkan Surat Edaran (SE) khusus.
SE ini ditujukan kepada Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta berbagai organisasi keagamaan Islam di Wonosobo.
"Surat edaran ini akan menjadi instrumen penguatan edukasi. Kita ingin kampanye bahaya narkoba ini masuk secara masif lewat kegiatan keagamaan di masyarakat," tegas Harjanto.
Terlebih, momentum ini bertepatan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang jatuh pada 26 Juni besok.
Pemkab ingin memanfaatkan momen ini sebagai gerakan memotong rantai peredaran barang haram tersebut di Kota Bunga.
Harjanto mengingatkan hulu dari pencegahan ini tetap berada di lingkungan terkecil, yakni keluarga. Komunikasi dua arah yang sehat antara orang tua dan anak adalah kunci utama.
Sekretaris MUI Kabupaten Wonosobo, Toharotun menegaskan kesiapan para tokoh agama untuk berada di garda depan dalam membentengi umat.
Pihaknya mendorong agar para khatib dan penceramah serentak mengangkat tema bahaya narkotika pada ibadah salat Jumat pekan ini. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo