Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Milad ke-109 Aisyiyah di Wonosobo Dihadiri Ribuan Kader, Perkuat Sektor Pendidikan

Sigit Rahmanto • Senin, 22 Juni 2026 | 10:37 WIB
Penyerahan hadiah lomba dalam acara milad ke 109 Aisyiyah di Wonosobo, Minggu (21/6/2026). (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Magelang)
Penyerahan hadiah lomba dalam acara milad ke 109 Aisyiyah di Wonosobo, Minggu (21/6/2026). (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Magelang)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Eksistensi gerakan perempuan Aisyiyah di Wonosobo yang telah mengakar selama satu abad menunjukkan tajinya saat gelaran puncak Milad ke-109, Minggu (21/6/2026).

Ribuan kader bernuansa hijau-kuning tampak memadati lokasi acara hingga meluber ke area luar ruangan.

Soliditas dan heroisme dakwah kaum ibu ini pun langsung diganjar kado istimewa berupa satu unit mobil operasional dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wonosobo.

Ketua Panitia Milad Aisyiyah Wonosobo, Lilik Siti Bayinah mengungkapkan kehadiran massa di luar prediksi panitia.

Sejak pukul 08.05, tercatat 1.400 kursi yang disediakan di dalam gedung langsung penuh diserbu peserta yang datang dari berbagai penjuru.

"Padahal acara baru dijadwalkan mulai pukul 08.35. Karena kendaraan terus mengalir dan kapasitas kursi sudah penuh, kami langsung mengambil solusi meminjam tikar agar sebagian jemaah bisa lesehan di sayap kiri, kanan, hingga halaman depan," ujar Lilik saat ditemui di sela-sela acara.

Menariknya, meski dihadiri ribuan massa, area pelaksanaan acara tetap terjaga bersih. Kegiatan ini mengusung konsep ramah lingkungan dan bebas sampah (zero waste).

Hal itu berkat tingginya kesadaran warga Aisyiyah yang tidak membuang sampah sembarangan, ditambah dengan kesigapan panitia khusus kebersihan yang terus beroperasi menyisir sampah di sepanjang berlangsungnya acara.

Lilik menambahkan, momentum milad tahun ini mengusung tema penguatan dakwah kemanusiaan dan perdamaian.

Melalui momen ini, Aisyiyah Wonosobo berkomitmen melakukan muhasabah untuk merancang program yang menyentuh realitas sosial terkini. 

"Salah satu isu strategis yang dibidik adalah pendampingan keluarga terkait dampak negatif kecanduan gawai (handphone) pada anak-anak," imbuhnya.

Soliditas kader di Wonosobo menuai pujian dari Ketua Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah, Dr. Siti Aisyah.

Menurutnya, antusiasme luar biasa ini menjadi bukti nyata kuatnya komitmen dakwah warga Aisyiyah di Wonosobo. "Ini adalah kado terindah Milad ke-109 Aisyiyah dari Wonosobo," ungkap Siti Aisyah.

Lebih lanjut, Siti Aisyah mendorong agar Aisyiyah Wonosobo terus mengembangkan amal usaha yang responsif terhadap tantangan zaman, mulai dari sektor pendidikan formal hingga kesehatan.

Saat ini, selain memperkuat PAUD/TK, Aisyiyah Wonosobo mulai merintis Sekolah Dasar (SD) Aisyiyah dan klinik kesehatan.

"Klinik ini nantinya bisa menjadi satelit bagi PKU Muhammadiyah. Kami ingin Islam yang berkemajuan itu dipahami secara kontekstual demi menjawab problem riil masyarakat, tidak sekadar tekstual," tegasnya.

Apresiasi tinggi juga datang dari Ketua PDM Wonosobo, Bambang Wen. Ia mengibaratkan Muhammadiyah sebagai pohon besar yang menaungi umat, sedangkan Aisyiyah adalah akar kokoh yang menyangga pohon tersebut agar tetap tegak berdiri.

"Ibu-ibu Aisyiyah ini bekerja dalam senyap, tetapi gemanya ada di mana-mana. Mereka bergerak hingga pelosok desa, mengajar ngaji, dan mendidik anak-anak.

Sebagai bentuk apresiasi, PDM menyerahkan satu unit kendaraan operasional untuk mendukung dakwah lapangan," kata Bambang.

Bambang memaparkan, struktur Aisyiyah di Wonosobo kini sudah sangat mapan. Dari total 15 kecamatan, wilayah administrasi dakwah dimekarkan menjadi 17 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan 17 Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) karena gemuknya potensi wilayah. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#Milad ke-109 Aisyiyah #perkuat sektor pendidikan #PD Muhammadiyah Wonosobo #Lilik Siti Bayinah