RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Wonosobo memastikan barisan partai dalam kondisi solid dan satu komando.
Hal ini menyusul turunnya keputusan resmi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB terkait penetapan Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Wonosobo yang baru, Kamis (11/6/2026).
Internal legislatif dari Fraksi PKB langsung merespons positif instruksi tersebut. Sekretaris DPC sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo dari Fraksi PKB, Achmad Faqih, menegaskan seluruh struktur parpol di tingkat daerah menyambut baik dan siap mengamankan keputusan korps tertinggi partai.
"Kami menyatakan sami'na wa atha'na, kami taat dan siap menjalankan penuh amanat dari pusat. Kami menyambut dengan rasa syukur, gembira, dan optimisme yang tinggi atas terpilihnya Bapak Amir Husein," ujar Achmad Faqih saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).
Ia menjelaskan, penunjukan Amir Husein bukan proses yang instan, melainkan hasil dari rentetan mekanisme organisasi yang ketat dan konstitusional.
Tahapan regulasi telah dilalui, mulai dari penjaringan calon ketua, mekanisme Musyawarah Cabang (Muscab) PKB, hingga uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sejumlah nama di kantor DPP PKB Jakarta.
Menurut Faqih, keputusan DPP menetapkan figur yang kini juga menjabat sebagai orang nomor dua di jajaran eksekutif Wonosobo tersebut merupakan langkah strategis yang matang.
Baca Juga: Muscab PKB Jadi Ajang Seleksi Alam Kader-Kader Potensial
Momentum pergantian kepemimpinan ini dinilai sebagai waktu yang pas untuk memperkuat konsolidasi internal parpol.
"Ini adalah langkah matang dari DPP untuk membawa PKB Wonosobo melompat lebih tinggi. Kami menegaskan PKB Wonosobo saat ini berada dalam kondisi yang sangat solid, satu komando, dan siap bergerak bersama di bawah nakhoda baru," tegas politikus PKB tersebut.
Lebih lanjut, Faqih menaruh harapan besar agar di bawah kepemimpinan Amir Husein, DPC PKB Wonosobo mampu mengejawantahkan prinsip 'Merawat Tradisi, Memacu Inovasi'.
Artinya, parpol tetap menjadikan nilai-nilai perjuangan ulama Nahdlatul Ulama (NU) sebagai kompas utama organisasi, sekaligus membuka ruang kreativitas yang luas bagi kader-kader muda.
"Kami ingin khidmat kepada masyarakat jauh lebih optimal. Kehadiran partai harus berdampak positif bagi kesejahteraan petani, pedagang kecil, penguatan ekonomi kerakyatan, serta kemajuan daerah," imbuhnya.
Langkah penyegaran ini juga diproyeksikan sebagai modal kuat bagi PKB dalam menyongsong berbagai agenda politik ke depan. "
Selamat mengemban amanah yang mulia kepada Bapak Amir Husein. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dalam memimpin jalannya roda organisasi," pungkas Faqih.
Gayung bersambut, sinyal soliditas ini juga diamini oleh poros kepemudaan kultural. Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Wonosobo, Aufa Mujtahid, menyampaikan bahwa ruang inovasi bagi generasi muda yang disinggung internal parpol menjadi angin segar.
"Kami melihat amanah baru Amir Husein ini sebagai peluang besar untuk memperkuat sinergi antara PKB dan warga Nahdliyin, khususnya generasi muda. Kami berharap kolaborasi elemen kepemudaan dan partai politik dapat semakin kuat dalam menjawab berbagai tantangan sosial dan ekonomi di Wonosobo," katanya.
Aufa menambahkan, tantangan sosial dan ekonomi di Wonosobo ke depan membutuhkan kolaborasi lintas sektoral yang lincah.
GP Ansor berharap PKB di bawah nakhoda baru mampu melahirkan program-program konkret yang berorientasi pada penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pemberdayaan pemuda. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo