RADARMAGELANG.ID, Wonosobo –Memasuki usia ke-109 tahun, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Wonosobo tancap gas memperkokoh perannya dalam pembangunan karakter dan sosial kemanusiaan.
Semangat itu terpancar dalam Apel Milad ‘Aisyiyah ke-109 yang digelar di halaman SMA Muhammadiyah Wonosobo, Minggu (24/5/2026).
Ratusan kader dari 17 perwakilan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) se-Kabupaten Wonosobo memadati lokasi acara sejak pukul 07.30.
Ketua PDA Kabupaten Wonosobo, Herawati Aliyah menegaskan momentum abad kedua ini harus menjadi ajang refleksi sekaligus bahan bakar baru untuk menguatkan gerakan di akar rumput.
"Usia 109 tahun ini adalah bukti ketangguhan. Kami ingin memastikan bahwa gerak dakwah 'Aisyiyah di Wonosobo tidak boleh kendor, melainkan harus semakin adaptif dalam menjawab persoalan-persoalan kemanusiaan dan perdamaian yang ada di masyarakat saat ini," tegas Herawati.
Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, PDA Wonosobo mengemas perayaan tahun ini dengan serangkaian kompetisi yang menyentuh berbagai lini kehidupan. Mulai dari penguatan spiritual, peningkatan kapasitas diri, hingga isu lingkungan.
Selain lomba tilawatil Quran, master of ceremony (MC), pidato, dan standarisasi PAUD ‘Aisyiyah unggulan, ada satu kompetisi yang mencuri perhatian lomba daur ulang sampah bernilai guna.
Ketua panitia Lilik Siti Bayinah, mengungkapkan keterlibatan perempuan dalam isu lingkungan kini menjadi hal yang krusial."Aisyiyah merupakan napas dan jalan menuju ketaatan.
Melalui dakwah perempuan, kita membentuk perempuan-perempuan terbaik yang penuh kasih sayang.
Sifat kasih sayang itu juga kami wujudkan pada lingkungan, salah satunya lewat lomba daur ulang sampah ini agar kader peka terhadap kebersihan dan kelestarian daerahnya," beber Lilik.
Lilik menambahkan, antusiasme dari 17 cabang se-Wonosobo dalam mengikuti seluruh rangkaian lomba ini diharapkan mampu menstimulus program kerja organisasi agar semakin membumi.
"Melalui peringatan milad ini, kami berharap kader ‘Aisyiyah semakin kuat, program-program organisasi dapat berjalan dengan baik, menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, serta senantiasa mendapat rahmat dan keberkahan dari Allah SWT," imbuhnya.
Geliat syiar Milad ke-109 ini dipastikan masih akan panjang. Puncak peringatan dijadwalkan bakal menghentak pada Minggu, 21 Juni 2026 mendatang.
PDA Wonosobo siap menggelar Resepsi Milad dan Kajian Akbar yang diprediksi bakal memutihkan Gedung Sasana Adipura Kencana, Wonosobo. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo