RADARMAGELANG.ID, Wonosobo— Pemerintah Kabupaten Wonosobo memperluas jangkauan distribusi hewan kurban menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026.
Langkah ini untuk merespons tingginya permohonan dari masyarakat di berbagai pelosok daerah, sekaligus memastikan pemerataan bantuan sosial keagamaan.
Pada tahun ini, dialokasikan total 85 ekor kambing dan 7 ekor sapi. Jumlah tersebut menunjukkan tren peningkatan.
Khususnya pada komoditas kambing yang melonjak signifikan dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 50 ekor.
Baca Juga: Hewan Kurban di Jateng Melimpah, Pengawasan Diperketat
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Wonosobo, Harjanto, menyampaikan penambahan kuota ini disesuaikan dengan dinamika usulan masyarakat yang telah masuk ke pemerintah daerah sejak tahun 2025.
"Permintaan dari masyarakat cukup tinggi. Oleh karena itu, alokasi kambing kami tingkatkan menjadi 85 ekor dari yang sebelumnya hanya 50 ekor. Seluruhnya akan didistribusikan ke 85 titik lokasi yang berbeda sesuai proposal yang telah diverifikasi," ujar Harjanto, Selasa (19/5).
Rinciannya, 85 ekor kambing dan 5 ekor sapi bersumber dari APBD Kabupaten Wonosobo 2026.
Sementara itu, 2 ekor sapi lainnya bantuan eksternal yang disalurkan melalui pemerintah daerah.
Satu ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan dari Presiden Prabowo Subianto, dan satu ekor lainnya berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Harjanto menjelaskan, penempatan bantuan hewan kurban eksternal ini diprioritaskan untuk wilayah pedesaan untuk mendorong pemerataan konsumsi daging kurban di kawasan pinggiran.
"Bantuan sapi dari Presiden dijadwalkan disalurkan ke Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kepil. Sedangkan sapi dari Baznas akan dialokasikan untuk Desa Dukuh Kwarasan, Kecamatan Sukoharjo," ujarnya.
Selain menyasar lokasi-lokasi rutin di pusat kota, seperti Masjid Agung Al-Manshur, Alun-alun Wonosobo (PD Muhammadiyah), dan Masjid Jami', distribusi tahun ini juga mengakomodasi permohonan yang masuk melalui jalur kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo.
"Untuk bantuan yang difasilitasi melalui jalur bupati, hewan kurban akan ditempatkan di Desa Lancar, Kecamatan Wadaslintang. Adapun bantuan via wakil bupati diarahkan ke Desa Lengkong, Kecamatan Garung," tambahnya.
Melalui perluasan titik distribusi ini, Pemkab Wonosobo berharap esensi Idul Adha sebagai momentum berbagi dapat dirasakan lebih inklusif, terutama bagi masyarakat di pemukiman berbasis padat penduduk dan wilayah rawan pangan. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo