RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Komitmen Pemerintah Kabupaten Wonosobo terhadap Kampung Keluarga Berkualitas (KB) mendapat penilaian dari tim tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Kampung KB “Mandiri Kencana” Desa Wonosari, Kecamatan Wonosobo yang diunggulkan dalam program ini.
Kampung KB tersebut dinilai berhasil menghadirkan berbagai inovasi program pemberdayaan masyarakat dan penguatan kualitas sumber daya manusia.
Bupati Afif Nurhidayat memaparkan momentum penilaian tingkat provinsi menjadi ruang penting bagi Kabupaten Wonosobo untuk menunjukkan kesungguhan dalam membangun kualitas keluarga sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia.
Baca Juga: Sebanyak 70 Persen Kampung KB di Wonosobo Masuk Klasifikasi Mandiri
“Pembangunan keluarga bukan hanya menjadi program sektoral, melainkan pondasi strategis dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, berdaya saing, dan sejahtera,” ungkap Afif di ruang Command Center Setda Wonosobo, Senin (11/5/2026).
Komitmen Pemkab Wonosobo juga diwujudkan melalui kebijakan dan regulasi yang konkret.
Desa Wonosari dipilih mewakili Kabupaten Wonosobo karena dinilai memiliki inovasi dan sinergitas yang kuat dalam menjalankan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Sementara itu, Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo, Dyah Retno Sulistyowati menjelaskan pihaknya bersama lintas sektor terus memperkuat koordinasi, pembinaan, kerja sama, dan sinergi program.
Pembinaan terhadap seluruh kelompok kerja Kampung KB dilaksanakan secara rutin minimal empat kali dalam satu tahun.
Hasil pembinaan tersebut menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Berdasarkan data per 31 Desember 2025, dari total 265 Kampung KB di Kabupaten Wonosobo, sebanyak 231 Kampung KB atau 88 persen telah masuk klasifikasi berkelanjutan, 18 Kampung KB atau 6,7 persen masuk klasifikasi mandiri.
Sedangkan 11 Kampung KB atau 4,1 persen berkembang, dan hanya 5 Kampung KB atau 1 persen masih berada pada klasifikasi dasar. (rls/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo