Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Stok Sapi Kurban Lokal Wonosobo Terbatas, Pasar Hewan Masih Lesu

Sigit Rahmanto • Rabu, 13 Mei 2026 | 16:55 WIB
Suasana pasar hewan Wonolelo Wonosobo masih landau belum ada peningkatan menjelang Idul Adha. (IST)
Suasana pasar hewan Wonolelo Wonosobo masih landau belum ada peningkatan menjelang Idul Adha. (IST)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas jual beli hewan kurban belum menunjukkan geliat berarti. Pasar hewan masih cenderung sepi, terutama untuk transaksi sapi.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Heri Prasetya, mengatakan jumlah sapi yang masuk pasar masih rendah.

Dari pantauan pekan lalu, hanya 26 ekor sapi yang diperdagangkan di pasar hewan. Sementara kambing dan domba berkisar 150 hingga 200 ekor.

“Pasar hewan masih biasa, belum ada peningkatan signifikan. Untuk sapi sekitar 26 ekor yang masuk. Kambing dan domba sekitar 150 sampai 200 ekor,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Lesunya aktivitas pasar terjadi meski kebutuhan kurban diprediksi naik dibanding tahun lalu.

Baca Juga: Sapi Beratnya Lebih dari 1 Ton Milik Peternak Kalikajar Wonosobo Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

Berdasarkan pengalaman 2024 ke 2025, jumlah pemotongan hewan kurban mengalami peningkatan.

Tren itu diperkirakan berlanjut tahun ini, meski kenaikannya tidak terlalu besar.

Sementara itu, ketersediaan ternak kurban di Wonosobo dinilai masih aman. Berdasarkan data Dispaperkan, stok sapi saat ini mencapai 2.706 ekor.

Adapun kambing sebanyak 27.156 ekor dan domba 15.284 ekor.

Menurut Heri, stok sapi lokal memang terbatas. Namun kebutuhan warga dipastikan tetap terpenuhi karena setiap tahun pasokan sapi dari luar daerah selalu masuk ke Wonosobo.

“Kalau sapi memang sedikit. Tapi biasanya nanti ada sapi dari luar daerah yang masuk sehingga kebutuhan tetap tercukupi seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Pihaknya melakukan pengawasan kesehatan hewan. Pemantauan dilakukan di pasar hewan dan lokasi-lokasi calon lapak penjualan hewan kurban di pinggir jalan. Hingga saat ini, lapak musiman tersebut belum banyak bermunculan.

Dispaperkan juga terus mewaspadai penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Pasalnya, sepanjang 2026, vaksinasi telah dilakukan terhadap 1.683 ekor ternak di 30 desa pada sembilan kecamatan. Target vaksinasi dari provinsi sebanyak 6.000 dosis.

Meski kasus PMK menurun, masyarakat diminta tetap waspada, terutama saat membeli ternak dari luar daerah.

Hewan baru dianjurkan dikarantina terlebih dahulu sebelum dicampur dengan ternak lama.

Sementara itu, Wonosobo kembali mendapat alokasi sapi bantuan presiden untuk kurban tahun ini.

Sapi milik peternak  di Desa Kwadungan, Kecamatan Kalikajar, terpilih setelah lolos seleksi dari provinsi. Sapi jenis Belgian Blue Cross dengan bobot sekitar 1,10 ton itu akan disalurkan ke Kecamatan Kepil untuk pelaksanaan kurban. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#masih sepi #stok hewan #pasar hewan wonolelo #idul adha #hewan kurban