Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Triana Widodo Kembali Pimpin Golkar Wonosobo, Sempat Diwarnai Konflik Internal

Sigit Rahmanto • Senin, 11 Mei 2026 | 11:41 WIB
Triana Widodo didampingi kuasa hukum dan banom partai saat menggelar konfrensi pers terpilihnya kembali sebagai Ketua DPD II Golkar Wonosobo, Minggu (10/5/2026). (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Magelang)
Triana Widodo didampingi kuasa hukum dan banom partai saat menggelar konfrensi pers terpilihnya kembali sebagai Ketua DPD II Golkar Wonosobo, Minggu (10/5/2026). (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Magelang)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo— Ketua incumbent Triana Widodo kembali terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Wonosobo periode kedua melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Gedung Golkar Wonosobo, Minggu (10/5/2026).

Ia terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan mayoritas pemilik hak suara.

Politikus yang akrab disapa Wiwid itu langsung memasang target politik untuk Pemilu Legislatif 2029.

Baca Juga: Musda Partai Golkar Wonosobo : Buka Pendaftaran Calon Ketua Baru

Salah satunya, memastikan Partai Golkar memiliki keterwakilan kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Wonosobo.

“Minimal tiap dapil harus ada satu kursi Golkar. Itu target yang harus dicapai. Mesin partai akan bergerak dari bawah untuk melakukan konsolidasi,” kata Wiwid usai pelaksanaan Musda.

Ia menilai, agenda utama partai setelah Musda adalah merangkul seluruh elemen internal guna memperkuat soliditas organisasi menghadapi kontestasi politik mendatang.

Menurut dia, dinamika yang muncul selama proses Musda merupakan hal biasa dalam organisasi politik. Namun, setelah proses selesai, seluruh kader diminta kembali bersatu.

“Perbedaan itu bagian dari dinamika. Setelah Musda selesai, semuanya harus dirangkul kembali. Sekarang waktunya bekerja untuk rakyat dan menyiapkan kader terbaik,” ujarnya.

Wiwid juga menyatakan siap maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI pada Pemilu 2029.

Ia mengaku prihatin karena dalam hampir tiga dekade terakhir belum ada putra daerah asli Wonosobo yang duduk sebagai wakil rakyat di Senayan.

Ketua Organizing Committee (OC) Musda XI Golkar Wonosobo, Khakmim, menegaskan pelaksanaan Musda berlangsung sah sesuai aturan partai.

Penegasan itu disampaikan untuk menjawab isu yang menyebut forum tersebut tidak legal.

Menurut Khakmim, pelaksanaan Musda telah mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai serta instruksi dari DPD Partai Golkar Jawa Tengah.

“Pelaksanaan Musda ini sesuai dengan AD/ART dan instruksi DPD I. Kabupaten Wonosobo diminta melaksanakan Musda paling lambat 10 Mei 2026, sehingga pelaksanaan hari ini sah secara hukum dan organisasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, dari total 20 pemilik hak suara, sebanyak 18 di antaranya hadir dan memberikan dukungan tertulis kepada Triana Widodo.

Dengan dukungan tersebut, proses pemilihan dilakukan secara aklamasi sesuai petunjuk pelaksanaan Musda.

Namun, pernyataan berbeda disampaikan Plt Ketua DPD II Partai Golkar Wonosobo Imam Teguh Purnomo.

Ia menilai kegiatan yang mengatasnamakan Musda XI Golkar Wonosobo tersebut tidak memenuhi ketentuan organisasi.

Menurut Imam, pelaksanaan Musda harus diawali dengan pengajuan permohonan resmi kepada DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah oleh Plt Ketua DPD Kabupaten.

Setelah ada jawaban dan penetapan jadwal dari DPD provinsi, Musda baru dapat digelar secara resmi.

“Sampai hari ini (Minggu, Red), DPD Partai Golkar Kabupaten Wonosobo yang dipimpin Plt ketua belum mengajukan surat permohonan jadwal Musda kepada DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah, sehingga belum ada penetapan resmi terkait jadwal pelaksanaan Musda XI,” ujarnya.

Karena itu, Imam menegaskan kegiatan yang berlangsung pada 10 Mei 2026 tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai Musda resmi Partai Golkar Kabupaten Wonosobo. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Triana Widodo alias Wiwid Cebong #Musda DPD II Partai Golkar Wonosobo #konflik internal #aklamasi