Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Tiga Desa di Kalikajar Wonosobo Jadi Lokus Desa Cantik 2026

Sigit Rahmanto • Jumat, 1 Mei 2026 | 19:19 WIB
Peluncuran program Desa Cantik 2026 oleh BPS Wonosobo di Aula Kecamatan Kalikajar, kemarin (29/4/2026). (Diskominfo Wonosobo for Jawa Pos Radar Magelang).
Peluncuran program Desa Cantik 2026 oleh BPS Wonosobo di Aula Kecamatan Kalikajar, kemarin (29/4/2026). (Diskominfo Wonosobo for Jawa Pos Radar Magelang).

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo -Pemerintah Kabupaten Wonosobo memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data dengan meluncurkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026.

Program yang diinisiasi Badan Pusat Statistik (BPS) Wonosobo ini menjadi langkah strategis meningkatkan literasi statistik di tingkat desa.

Sekaligus mendorong pengelolaan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: 25 Tahun Festival Balon Udara Kembaran, Kalikajar, Wonosobo, Dari Tradisi Kampung Kini Mendunia

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Wonosobo, Yusuf Haryanto, menyampaikan melalui program ini diharapkan terbentuk budaya sadar data mulai dari tingkat desa dan kelurahan. 

Data tidak lagi dipandang sebagai sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi kebutuhan utama dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Program Desa Cantik 2026 diharapkan menjadi pijakan penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih berkualitas.

Sekaligus mendukung visi besar Indonesia Emas 2045 yang dimulai dari desa.

Kepala BPS Wonosobo, Aluisius Abrianta menjelaskan, Desa Cantik merupakan upaya konkret untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola data statistik. 

“Data sering kali baru dirasa penting saat terjadi bencana. Padahal, data yang baik sejak awal akan menghasilkan perencanaan yang berkualitas dan berdampak langsung pada pembangunan yang lebih baik,” jelasnya di aula Kecamatan Kalikajar, kemarin (29/4/2026).

Pembinaan dilaksanakan di Desa Purwojiwo, Desa Tegalombo, dan Desa Lamuk.

Ketiga desa tersebut diharapkan menjadi percontohan dalam penguatan tata kelola data di tingkat lokal.

 “Jika data desa kuat, maka kebijakan yang dihasilkan juga akan lebih tepat sasaran.

Ini menjadi kunci dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih terarah,”tandasnya. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Desa Cantik 2026 #BPS Kabupaten Wonosobo\ #Kalikajar #desa cinta statistik