Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Narkoba Sasar Pelajar via Online, Kesbangpol Wonosobo Gencar Sosialisasi

Sigit Rahmanto • Kamis, 23 April 2026 | 20:17 WIB
Kesbangpol saat menggelar acara bersama ormas dan mahasiswa Rabu (22/4) di Dewani View.  (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Magelang)
Kesbangpol saat menggelar acara bersama ormas dan mahasiswa Rabu (23/4) di Dewani View. (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Magelang)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Peredaran narkoba di Kabupaten Wonosobo kian mengkhawatirkan.

Bukan lagi lewat transaksi konvensional, kini jaringan pengedar menyasar pelajar dengan modus daring yang sulit terdeteksi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Wonosobo, Agus Kristiono, mengungkapkan pola distribusi narkoba telah berubah drastis.

Pengedar dan pembeli tak lagi harus bertemu langsung.

“Modusnya sekarang sangat canggih, bisa lewat online. Ini yang membuat peredaran narkoba masih marak di lingkungan pelajar,” ujarnya dalam acara sosialisasi di Dewani View Resto & Kafe, Kamis (23/4/2026).

Fenomena ini menjadi alarm serius. Pelajar SMP hingga SMA/SMK disebut menjadi kelompok rentan yang kini jadi target empuk peredaran narkotika.

Untuk merespons situasi tersebut, Kesbangpol mulai mengencangkan langkah.

Sosialisasi digencarkan ke sekolah-sekolah dengan menyasar edukasi bahaya narkoba dan minuman keras.

Tak hanya itu, pendekatan berbasis pelajar juga mulai diterapkan.

Salah satunya melalui pembentukan Kesatuan Pelajar Anti Narkotika (KAPA) di tingkat SMA/SMK.

Program ini melibatkan kerja sama dengan BNN Temanggung dan bertujuan mencetak agen perubahan di lingkungan sekolah selama satu tahun masa bakti.

Langkah lain yang tengah disiapkan adalah uji sampel atau tes urine secara acak di sekolah.

Kebijakan ini, menurut Agus, bukan untuk menghukum siswa.

 “Tes ini bukan untuk menghukum, tapi sebagai bahan masukan bagi pengambil kebijakan di bidang pendidikan, keluarga, dan lingkungan untuk melihat sejauh mana paparan itu terjadi,” tegasnya.

Kesbangpol juga menyoroti maraknya peredaran minuman keras ilegal dan obat-obatan terlarang seperti Tramadol.

Pengawasan diperketat melalui koordinasi dengan Satpol PP.

Terutama terhadap tempat usaha yang tidak berizin maupun yang melanggar aturan jarak minimal dari fasilitas pendidikan dan tempat ibadah.

Bagi pelajar yang terindikasi terpapar, pemerintah daerah menyiapkan langkah rehabilitasi.

Kesbangpol telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan lanjutan di panti rehabilitasi, termasuk yang berada di wilayah Salaman, Magelang.

Agus pun mengajak pelajar, khususnya pengurus OSIS, untuk tidak ragu melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#narkoba sasar pelajar #via online #agus kristiono #Kesbangpol Wonosobo