Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Rem Blong! Truk Tabrak 4 Kendaraan di Jalur Maut Kertek Wonosobo, Dua Tewas, Tiga Luka-luka

Sigit Rahmanto • Rabu, 8 April 2026 | 17:28 WIB
Sejumlah relawan dari BPBD, kepolisian dan warga mencoba mengangkat bangkai truk dan mengatur arus lalulintas di TKP, Rabu (8/4/2026).
Sejumlah relawan dari BPBD, kepolisian dan warga mencoba mengangkat bangkai truk dan mengatur arus lalulintas di TKP, Rabu (8/4/2026).

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Jalur tengkorak Kertek kembali memakan korban. Kecelakaan adu banteng itu melibatkan lima kendaraan terjadi di ruas Parakan–Kertek, tepatnya di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Rabu (8/4/2026) pukul 06.30.

Insiden maut itu menewaskan dua orang dan melukai tiga lainnya. Selain korban jiwa, kecelakaan juga sempat melumpuhkan arus lalu lintas akibat material kayu yang tumpah menutup badan jalan. Kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. 

Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto menjelaskan, kecelakaan bermula dari truk dump Hino bernopol B 9584 SYL yang dikemudikan Suparno, 50, warga Cakung, Jakarta melaju dari arah Parakan menuju Kertek.

Memasuki lokasi kejadian yang dikenal ekstrem dengan turunan panjang disertai tikungan, truk diduga mengalami gangguan pengereman. Sampai mendekati lokasi kejadian, kendaraan oleng ke kanan hingga melewati as jalan.

Baca Juga: Laka Maut di Jalur Wonosobo-Parakan, Tabrak Mobil Boks, Pengendara Motor Meninggal

“Di jalan menurun dan menikung, kendaraan oleng ke kanan melebihi marka,” tegas Seno.

Keterangan warga menguatkan dugaan tersebut. Truk disebut melaju dalam kondisi kosong usai mengirim material proyek pembangunan sekolah rakyat di wilayah Kertek.

“Dari atas sudah kencang sekali, kemungkinan remnya blong. Truknya juga kosong,” ujar saksi mata di lokasi.

Nahasnya, dari arah berlawanan melaju empat kendaraan yang beriringan. Yakni truk dump Canter AA 8218 OF, truk bak kayu Canter Z 8317 YD, pikap APV G 1762 YD, dan sepeda motor Yamaha Vega AA 5206 BP. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan beruntun tak terelakkan.

Benturan keras terjadi. Truk bak kayu yang berada di jalur berlawanan tak hanya ringsek, tetapi juga menumpahkan seluruh muatannya.

Kayu-kayu berserakan menutup badan jalan, membuat arus lalu lintas lumpuh total.

Kemacetan panjang pun terjadi. Warga bersama aparat kepolisian berjibaku mengevakuasi material kayu dari jalan agar arus kendaraan bisa kembali dibuka.

Akibat kecelakaan tersebut, dua orang meninggal. Yakni Dudung, 39, sopir truk bak kayu asal Pangandaran, serta Santoso, 37, pengendara sepeda motor warga Kertek.

Keduanya sempat dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo sebelum dinyatakan meninggal.

Sementara tiga korban luka adalah Suparno, 50, pengemudi truk Hino, kemudian Musaji, 54, sopir truk Canter; serta Imam Dwi Pangestu, 28, sopir pikap warga Kertek.

Ketiganya kini masih menjalani perawatan intensif. Polisi juga telah memeriksa dua saksi, yakni Ponco, 23, warga Mojokerto, dan Fani Asidik, 27, warga Kejajar, Wonosobo.

Hingga kini, Satlantas Polres Wonosobo masih mendalami penyebab pasti kecelakaan.

Termasuk dugaan kuat rem blong sebagai pemicu utama. Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta menghimpun keterangan saksi. (git/lis)

 

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#jalur kertek wonosobo #tiga tewas dua luka #jalur tengkorak #rem blong