Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Warga Papua dan Sulawesi Saksikan Festival Balon Udara di Kertek dan Sukoharjo Wonosobo

Sigit Rahmanto • Rabu, 25 Maret 2026 - 23:07 WIB

 

Festival balon udara yang digelar di Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, Rabu (25/3/2026).
Festival balon udara yang digelar di Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, Rabu (25/3/2026).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo-- Rangkaian Festival Mudik Wonosobo 2026 masih terus berlangsung di sejumlah wilayah.

Festival balon udara kembali digelar di beberapa lokasi dan mampu menyedot ribuan pengunjung serta menggerakkan ekonomi masyarakat.

Salah satunya Festival Balon Udara SiBOBa 2026 yang mengusung tema Festival Mudik Tanpa Sampah di Lapangan Kartika Buana, Desa Bojasari, Kecamatan Kertek, Rabu (25/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Mudik Wonosobo yang tahun ini digelar di berbagai kecamatan.

Acara tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Wonosobo dr. Mohamad Riyatno, M.Kes., Kabag PBJ Setda Endang Susila, serta perwakilan Forkompimcam Kertek. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi balon udara sekaligus pengembangan pariwisata daerah.

Dalam festival tersebut, sebanyak 35 balon udara diterbangkan secara tertib dengan tetap mengedepankan aspek keamanan. Selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan balon lepas maupun insiden kebakaran. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga terpantau lancar, sehingga pengunjung dapat menikmati acara dengan nyaman.

Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Diperkirakan sekitar 4.000 pengunjung hadir, tidak hanya warga lokal, tetapi juga datang dari berbagai daerah, seperti Papua, Sulawesi, Palembang, Sumatera Barat, Jakarta, Surabaya, Lamongan, Semarang, hingga Purworejo.

Selain pertunjukan balon udara, festival juga diramaikan sekitar 120 pelaku UMKM yang menjajakan berbagai kuliner dan kerajinan khas daerah. Dari kegiatan tersebut, diperkirakan terjadi perputaran ekonomi sekitar Rp 30 juta.

Sementara itu, kemeriahan festival balon udara juga terlihat di Kecamatan Sukoharjo melalui Sukoharjo Balon Festival & Competition. Kegiatan ini diikuti 21 peserta balon udara yang turut menghiasi langit Sukoharjo.

Kepala Bidang Pemasaran Disparbud Wonosobo Sri Fatonah W. Ismangil mengatakan, antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 10.000 orang dari berbagai daerah.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Pengunjung tidak hanya dari Wonosobo, tetapi juga dari Tangerang, Kalimantan Barat, Sidoharjo, Pekalongan, Surabaya hingga Bali,” ujarnya.

Festival tersebut juga dihadiri jajaran Forkompimcam, Ketua Komisi B DPRD Wonosobo, serta perwakilan Disparbud. Tingginya jumlah pengunjung sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi, namun kondisi tetap dapat dikendalikan sehingga kegiatan berjalan lancar dan kondusif.

Tidak hanya menjadi tontonan, festival balon udara juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Dari kegiatan di Sukoharjo, diperkirakan terjadi perputaran uang sekitar Rp 76 juta yang sebagian besar dirasakan oleh pelaku UMKM setempat.

Rangkaian festival balon udara dalam Festival Mudik Wonosobo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif serta memperkuat daya tarik pariwisata Wonosobo di tingkat nasional. (git/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Kabupaten Wonosobo #festival balon #Festival Mudik Balon Udara 2026