Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Pemkab Wonosobo Sambut Pemudik Gratis, Layanan Diantar hingga Tempat Tinggal

Sigit Rahmanto • Selasa, 17 Maret 2026 | 17:45 WIB

 

Bupati Afif Nurhidayat menyambut pemudik di Pendopo Selatan, Senin (16/3/2026) malam.
Bupati Afif Nurhidayat menyambut pemudik di Pendopo Selatan, Senin (16/3/2026) malam.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyambut kedatangan ratusan perantau yang pulang melalui program mudik gratis di Pendopo Selatan, Senin (16/3/2026) malam.

Penyambutan langsung oleh Bupati Afif Nurhidayat menandai perubahan pendekatan pelayanan. Dari sekadar fasilitasi transportasi menjadi pelayanan menyeluruh hingga ke kampung halaman.

Afif mengatakan, program mudik gratis tahun ini menunjukkan peningkatan, baik dari sisi jumlah armada maupun partisipasi pemudik. Jika tahun lalu hanya lima bus, tahun ini bertambah menjadi sembilan bus dan seluruhnya terisi penuh.

“Kami bangga dan bahagia karena program ini terus berkembang. Ini hasil kerja bersama, terutama dengan Ikatan Keluarga Wonosobo (IKW) di Jakarta,” kata Afif.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada koordinator mudik dari Ikatan Keluarga Wonosobo, Taqin, yang mengawal perjalanan para pemudik dari Jakarta hingga tiba di Wonosobo dengan selamat.

Tidak berhenti pada penyambutan, Pemkab Wonosobo menyiapkan layanan lanjutan berupa pengantaran pemudik ke kecamatan masing-masing dengan pengawalan kepolisian.

Fasilitas tempat istirahat dan minuman juga disediakan sebelum pemudik melanjutkan perjalanan ke desa tujuan.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan Wonosobo, Agus Susanto, menjelaskan sembilan armada tersebut terdiri atas dua bus bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, enam bus dari Pemkab Wonosobo, serta satu bus hasil kolaborasi dengan Baznas.

“Seluruh armada tiba dengan selamat dan pemudik langsung diantar ke kecamatan masing-masing dengan pengawalan Polsek,” ujar Agus.

Di sisi lain, Polres Wonosobo menambah lapisan layanan dengan menyiapkan kendaraan operasional untuk mengantar pemudik hingga ke wilayah domisili.

Sebanyak 14 mobil “backbone” dari jajaran Polsek dikerahkan untuk memastikan pemudik tiba dengan aman.

Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto mengatakan, kepolisian tidak hanya berfokus pada pengamanan arus mudik, tetapi juga memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Kami menyediakan kendaraan untuk membantu mengantarkan pemudik ke wilayah domisili masing-masing. Harapannya, perjalanan mereka bisa berlanjut dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Bagi para pemudik, program ini dinilai sangat membantu. Narti, salah satu peserta, mengaku telah mengikuti mudik gratis selama empat tahun terakhir.

“Sangat membantu, terutama bagi perantau yang keterbatasan biaya. Sekarang juga semakin baik, armadanya bertambah,” katanya.

Ia juga menilai akses pendaftaran semakin mudah karena tersedia koordinator dan sistem pendaftaran daring.

Apresiasi serupa disampaikan coordinator IKW, Taqin. Ia menyebut, penyambutan langsung di pendopo merupakan hal baru dalam beberapa tahun terakhir.

“Sejak kami mengawal program ini dari 2010, baru tiga tahun terakhir pemudik disambut langsung di pendopo. Ini bentuk perhatian yang luar biasa,” ujarnya.

Secara keseluruhan, sekitar 287 pemudik dari Jakarta dan sekitarnya telah tiba melalui program ini. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring kedatangan armada lain dari program mudik yang difasilitasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dengan skema pelayanan dari titik keberangkatan hingga ke desa tujuan, program mudik gratis di Wonosobo tidak lagi sekadar memindahkan penumpang, tetapi menjadi upaya menghadirkan rasa aman dan kedekatan pemerintah dengan warganya di perantauan. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#BUpati Wonosobo afif Nurhidayat #pendopo selatan #Sambut Pemudik #mudik gratis #Ikatan Keluarga Wonosobo