Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

BPBD Wonosobo Siagakan 15 Personel Tim Reaksi Cepat dan 15 Petugas Pemadam Kebakaran, Antisipasi Bencana Selama Arus Mudik

Sigit Rahmanto • Jumat, 13 Maret 2026 | 19:17 WIB

Kepala BPBD Kabupaten Wonosobo Sumekto Hendro Kustanto.
Kepala BPBD Kabupaten Wonosobo Sumekto Hendro Kustanto.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo memetakan sejumlah jalur rawan bencana menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Pemetaan ini dilakukan untuk memberikan gambaran kepada pemudik dan wisatawan mengenai potensi bencana yang mungkin terjadi saat melintasi wilayah pegunungan di Wonosobo.

Kepala BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro Kustanto mengatakan kondisi kebencanaan di wilayahnya masih dipengaruhi musim hujan yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

“Menjelang periode Lebaran, kondisi kebencanaan di Kabupaten Wonosobo masih dipengaruhi musim hujan. Curah hujan yang cukup tinggi berpotensi memicu tanah longsor, banjir lokal, dan angin kencang,” ujar Sumekto, Jumat (13/3/2026).

Menurut dia, sebagian besar wilayah Wonosobo berada di kawasan perbukitan dan lereng pegunungan.

“Sebagai wilayah pegunungan, Wonosobo memiliki kerawanan terhadap tanah longsor. Terutama saat curah hujan tinggi dan berlangsung lama. Selain itu juga ada potensi angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang,” katanya.

BPBD mencatat beberapa ruas jalan yang perlu diwaspadai karena rawan longsor. Jalur tersebut antara lain Tambi–Temanggung, Dieng–Wonosobo, Sapuran–Kepil, Watumalang–Dieng, serta Wadaslintang–Kebumen.

Sejumlah ruas ini merupakan jalur yang kerap dilalui pemudik maupun wisatawan menuju kawasan wisata Dieng.

Meski demikian, Sumekto memastikan secara umum akses menuju berbagai destinasi wisata di Kabupaten Wonosobo tetap dapat dilalui wisatawan selama periode libur Lebaran 2026.

“Secara umum akses wisata masih aman dilalui. Beberapa ruas jalan juga sudah dilakukan perbaikan sehingga wisatawan tidak perlu khawatir untuk berkunjung ke Wonosobo,” ujarnya.

BPBD juga meningkatkan kesiapsiagaan personel selama masa mudik. Koordinasi lintas sektor diperkuat bersama TNI, Polri, pemerintah kecamatan, hingga relawan kebencanaan.

BPBD menyiagakan 15 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) serta 15 personel dari unsur pemadam kebakaran untuk memperkuat penanganan jika terjadi bencana.

Di sisi lain, jumlah relawan kebencanaan di Wonosobo juga mencapai sekitar 1.079 orang.

Para relawan tersebut disiapkan untuk membantu penanganan darurat apabila terjadi bencana selama periode mudik dan libur Lebaran.

Sumekto mengimbau para pemudik maupun wisatawan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan situasi jalur sebelum melakukan perjalanan. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#pemadam kebakaran #antisipasi bencana #Sumekto Hendro Kustanto #BPBD Wonosobo #arus mudik #lebaran 2026 #tim reaksi cepat