Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

PT Tirta Investasi Lakukan Pendampingan Konservasi Lingkungan Jangkau 10 Desa di Wonosobo

Sigit Rahmanto • Kamis, 12 Maret 2026 | 19:25 WIB

PT Tirta Investama mengadakan program pendampingan sebagai upaya konservasi lingkungan di 10 desa di Wonosobo.
PT Tirta Investama mengadakan program pendampingan sebagai upaya konservasi lingkungan di 10 desa di Wonosobo.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Upaya konservasi lingkungan di Kabupaten Wonosobo tidak hanya difokuskan pada perlindungan sumber air. Tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Pendekatan itu dilakukan melalui program pendampingan desa yang dijalankan PT Tirta Investama atau Aqua di sejumlah wilayah sekitar sumber air.

General Manager PT Tirta Investama Wonosobo, Sunarno mengatakan saat ini program pendampingan telah menjangkau sekitar 10 desa yang tersebar di tiga kecamatan.

Setiap desa mendapatkan pendampingan sesuai kondisi lingkungan serta potensi ekonomi yang dimiliki masyarakat setempat.

“Sejak awal berdirinya Aqua, komitmen terhadap lingkungan menjadi salah satu pilar utama. Komitmen itu kami jalankan secara berkelanjutan, termasuk melalui pendampingan desa,” ujar Sunarno, Selasa (10/3/2026).

Menurut dia, program yang dijalankan tidak disusun secara seragam. Perusahaan terlebih dahulu melakukan observasi dan survei lapangan untuk memahami kebutuhan masyarakat serta potensi yang dapat dikembangkan.

Hasil pemetaan tersebut kemudian menjadi dasar dalam menyusun berbagai kegiatan, baik yang berkaitan dengan konservasi lingkungan maupun penguatan ekonomi warga.

Di sejumlah desa, misalnya, pendampingan diarahkan pada pengembangan budidaya kopi yang dinilai memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat. Sementara di desa lain, program difokuskan pada pengembangan sektor wisata berbasis komunitas.

“Kami melihat terlebih dahulu kebutuhan di desa itu apa. Misalnya lebih ke budidaya kopi atau wisata. Programnya kemudian kami kembangkan sesuai dengan potensi yang ada,” kata Sunarno.

Selain mendorong kegiatan ekonomi masyarakat, program tersebut juga tetap terintegrasi dengan upaya konservasi lingkungan.

Berbagai kegiatan seperti penanaman pohon, pembuatan biopori, hingga pembangunan sarana resapan air dilakukan untuk menjaga keberlanjutan sumber air di wilayah tersebut.

Pendekatan konservasi ini juga diperkuat melalui kerja sama penelitian dengan  untuk memetakan daerah tangkapan air di wilayah Wonosobo. Hasil penelitian tersebut menjadi acuan dalam menentukan langkah-langkah konservasi yang dilakukan di lapangan.

Hingga saat ini, jumlah tanaman yang telah disalurkan kepada kelompok masyarakat mencapai 29.800 pohon.

Tanaman tersebut antara lain kopi, alpukat, serta berbagai tanaman produktif lain yang diharapkan tidak hanya menjaga fungsi lingkungan, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi masyarakat desa. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#konservasi lingkungan #Sunarno #10 desa #aqua #pt tirta investama