Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Siap-Siap! Operasi Lalu Lintas Bakal Tindak Pengendara Langgar Aturan, Salah Satunya Knalpot Brong

Sigit Rahmanto • Senin, 2 Februari 2026 | 20:35 WIB
Pengecekan kendaraan usai apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di Mapolres Wonosobo, Senin (2/2/2026).
Pengecekan kendaraan usai apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di Mapolres Wonosobo, Senin (2/2/2026).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Pengendara di Wonosobo diminta bersiap-siap. Helm SNI, surat kendaraan, hingga knalpot standar harus segera dilengkapi.

Pasalnya, mulai pekan ini polisi turun ke jalan lewat Operasi Keselamatan Candi-2026 yang digelar 2–15 Februari 2026.

Pesan itu mengemuka dalam apel gelar pasukan di Mapolres Wonosobo, Senin (2/2/2026).

Wakapolres Kompol Agustinus David Putraningtyas mengingatkan masyarakat agar tak menganggap operasi sebagai ancaman, melainkan kesempatan memperbaiki kebiasaan berkendara.

“Silakan bersiap dari sekarang. Lengkapi kendaraannya, patuhi aturan. Kami ingin jalan lebih aman, bukan sekadar mencari pelanggar,” ujarnya.

Polisi menyebut sasaran operasi menyentuh pelanggaran yang sehari-hari masih mudah ditemui.

Seperti knalpot brong, balap liar, lawan arus, bermain ponsel saat berkendara, hingga pengendara tanpa helm dan sabuk pengaman. Penindakan bakal memanfaatkan ETLE statis–mobile serta teguran tertulis.

Bagi sebagian warga, kabar operasi ini sudah lebih dulu beredar dari mulut ke mulut. Bengkel-bengkel knalpot di kota mulai ramai didatangi pemilik motor yang ingin kembali ke standar pabrikan.

“Daripada kena tilang, mending diganti dulu,” kata Andi, salah satu pengendara di pusat kota.

Operasi kali ini digelar sebagai cipta kondisi menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 H. Di Jawa Tengah dikerahkan 3.592 personel dengan melibatkan unsur TNI, Dishub, dan Satpol PP.

Menariknya, sebelum menertibkan warga, polisi lebih dulu memeriksa diri sendiri. Usai apel, kendaraan dinas dan kelengkapan anggota dicek.

Langkah itu disebut sebagai bentuk pesan bahwa aturan berlaku tanpa kecuali.

Agustinus menegaskan pendekatan yang dikedepankan tetap humanis. “Tujuannya menekan kecelakaan. Kalau warga tertib, tidak ada yang perlu ditindak,” katanya. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#etle #satlantas Polres wonosobo #bengkel #knalpot brong #Operasi keselamatan candi 2026