Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Komisi C DPRD Wonosobo Ingatkan Proyek Infrastruktur Tak Digarap Mepet Akhir Tahun

Sigit Rahmanto • Minggu, 1 Februari 2026 | 21:36 WIB
Salah satu proyek infrastruktur di jalur Kecamatan Watumalang. Komisi C DPRD Wonosobo meminta proyek tidak dikerjakan akhir tahun. 
Salah satu proyek infrastruktur di jalur Kecamatan Watumalang. Komisi C DPRD Wonosobo meminta proyek tidak dikerjakan akhir tahun. 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo— Komisi C DPRD Kabupaten Wonosobo kembali ingatkan agar seluruh proyek infrastruktur tidak dikerjakan mepet akhir tahun saat hujan.

Pola itu dinilai membuat kualitas pekerjaan dan serapan anggaran tak maksimal.

Ketua Komisi C DPRD Wonosobo Wahyu Nugroho menegaskan pihaknya akan mengintensifkan monitoring ke wilayah untuk memastikan usulan warga segera dieksekusi.

Banyak aspirasi infrastruktur yang mengendap bertahun-tahun, sementara masyarakat terus menunggu.

“Kadang pengajuannya sudah lama tapi belum terealisasi. Kami turun memantau langsung kebutuhan riil di lapangan,” ujar Wahyu, Sabtu (31/1/2026). 

Wahyu blak-blakan menyebut persoalan klasik ada pada ritme pelaksanaan.

Ketika proyek baru jalan di pengujung tahun, pekerjaan berkejaran dengan hujan.

“Kalau SPK turun bersamaan dengan turunnya hujan, hasilnya tidak maksimal. Ini yang ingin kami akhiri,” tegasnya.

Di sisi lain, Wahyu mengakui keterbatasan fiskal daerah membuat tidak semua usulan bisa langsung dibiayai.

Aspirasi membeludak, sementara kemampuan APBD terbatas. Karena itu, Komisi C mendorong skema pembiayaan campuran antara dana daerah dan pusat.

“Kami koordinasi dengan Bappeda dan DPUPR. Alhamdulillah sebagian sudah tercover dari Kementerian PUPR,” bebernya.

Salah satu yang diklaim berhasil adalah penanganan irigasi di jalur Kertek—Cawet hingga Kalikajar.

Sebelumnya, pendangkalan sungai membuat 52 hektare sawah di Garung tak teraliri air.

“Sungainya kebled karena urugan. Sekarang sudah diirigasi kembali, sawah bisa produksi lagi,” jelas Wahyu.

Ia menilai kasus irigasi itu menjadi contoh bahwa intervensi cepat bisa langsung dirasakan petani.

Karena itu, pola percepatan akan diterapkan pada sektor lain mulai jalan desa, jembatan, hingga drainase permukiman.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, DPRD dan Pemkab disebut telah satu suara untuk memajukan jadwal pengerjaan.

Proyek fisik ditargetkan mulai April 2026, bukan lagi menunggu semester akhir.

“Sekarang sudah sinkron. Tujuannya mempercepat pelaksanaan agar anggaran terserap optimal dan kualitas terjaga,” tandasnya.

Komisi C mewanti-wanti para pelaksana proyek agar patuh spesifikasi.

Pengawasan lapangan akan diperketat supaya infrastruktur yang dibangun benar-benar menjawab kebutuhan, bukan sekadar menggugurkan anggaran (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Komisi C DPRD Wonosobo #akhir tahun #Wahyu Nugroho #Proyek Infrastuktur