Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Rusak Sejak Banjir 2024, Kodim 0707 Wonosobo Renovasi Jembatan Stan Melo

Sigit Rahmanto • Senin, 26 Januari 2026 | 16:57 WIB
Jembatan Stan Melo yang menghubungkan Dusun Sentara Desa Kaliguwo dengan Dusun Melokan Desa Kalidadap Wadaslintang bakal dibangun TNI.
Jembatan Stan Melo yang menghubungkan Dusun Sentara Desa Kaliguwo dengan Dusun Melokan Desa Kalidadap Wadaslintang bakal dibangun TNI.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Sukses membangun Jembatan Gantung Garuda di Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek, Kodim 0707 Wonosobo kembali melanjutkan program renovasi jembatan gantung di wilayah selatan.

Jembatan tersebut menghubungkan Dusun Sentana, Desa Kaliguwo dengan Dusun Melokan, Desa Kalidadap, Kecamatan Wadaslintang.

Akses ini menjadi jalur vital bagi aktivitas ekonomi warga serta akses pendidikan, terutama bagi siswa SMP Negeri 3 Wadaslintang.

Kondisi jembatan Stanmelo tersebut rusak parah sejak diterjang banjir bandang Sungai Luk Ulo pada akhir November 2024. Luapan sungai yang disertai sedimentasi dan pergeseran arus menyebabkan badan jembatan sepanjang 60 meter ambruk dan terputus total.

Akibat kerusakan tersebut, akses antarwilayah lumpuh. Warga terpaksa memutar hingga sekitar 30 kilometer untuk beraktivitas.

Pelajar pun mengalami kesulitan menjangkau sekolah. Pemerintah daerah sebelumnya telah menutup akses jembatan demi alasan keselamatan.

Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno mengatakan, renovasi jembatan tersebut merupakan bagian dari program TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dasar.

“Ini bentuk kepercayaan pimpinan kepada TNI AD untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat. Khususnya terkait akses penghubung antarwilayah,” kata Yoyok saat meninjau lokasi, Kamis (23/1/2026) lalu.

Menurutnya, setiap pembangunan maupun renovasi jembatan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan. Program tersebut dirancang berjalan selama satu tahun penuh dengan tahapan pekerjaan yang telah disusun secara berkelanjutan.

“Dalam waktu dekat, ada lima jembatan lagi yang masuk rencana pembangunan. Fokusnya mendukung mobilitas masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan, desa atau kelurahan yang membutuhkan pembangunan atau renovasi jembatan dapat mengajukan permohonan resmi ke Kodim 0707 Wonosobo dengan melampirkan data pendukung serta dokumentasi kondisi di lapangan.

Sebelumnya, Dinas PUPR Wonosobo juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk penanganan sedimentasi Sungai Luk Ulo.

Pemerintah daerah mengimbau warga tidak melintasi jembatan rusak karena berisiko membahayakan keselamatan. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Letkol Inf Yoyok Suyitno #kodim 0707 wonosobo #jembatan stan melo #jembatan Garuda