RADARMAGELANG.ID, Wonosobo--Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Waduk Wadaslintang, Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Rabu (14/1/2026).
Pencarian hari kedua dilakukan dengan memperluas area penyisiran dari titik awal kejadian.
Korban diketahui bernama Agus Waluyo, 36, warga Dusun Juru Tengah RT 08 RW 02, Desa Erorejo, Kecamatan Wadaslintang. Korban dilaporkan tenggelam pada Senin (12/1/2026) malam sekitar pukul 21.30.
Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo Sumekto Hendra Kustanto menjelaskan, peristiwa bermula saat korban berada di keramba ikan di Waduk Wadaslintang. Korban sempat pamit untuk mengambil dorongan ikan atau alat jaring di sekitar keramba. “Diduga korban terjatuh ke air. Padahal sehari-hari korban memang bekerja mengelola keramba di lokasi tersebut,” ungkap Sumekto.
Beberapa pemancing yang berada di sekitar waduk sempat mendengar suara minta tolong. Namun karena kondisi gelap, mereka tidak dapat memastikan arah suara dan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak keamanan.
Karena kejadian berlangsung malam hari, pencarian baru dapat dilakukan keesokan paginya, Selasa (13/1/2026).
Pada hari pertama, tim SAR gabungan melakukan penyisiran permukaan air menggunakan dua perahu LCR dengan radius sekitar 400 meter dari titik kejadian.
Selain itu, tim juga melakukan penyelaman sejauh 30 meter. Namun hingga sore hari, korban belum ditemukan dan operasi pencarian sementara dihentikan.
Memasuki hari kedua, pencarian kembali dilanjutkan sejak pagi dengan memperluas area penyisiran.
Petugas rescue lapangan Agus Riyadi mengatakan, tim telah menyisir hingga batas terjauh yang memungkinkan dijangkau. “Tim sudah menyisir dengan menyelam di kedalaman sekitar 50 meter dari titik awal, tapi belum ada hasil,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2026).
Ia mengungkapkan, kondisi cuaca menjadi kendala utama dalam pencarian hari kedua.
Arus air karena hujan dan hembusan angin di tengah waduk cukup kencang sehingga pergerakan perahu tidak dapat maksimal.
“Arus angin dan hujan di tengah sangat kencang, jadi tim tidak bisa bergerak optimal. Jadi kita harus selesaikan pencarian hari ini dan kita lanjut besok,” jelasnya.
Diketahui, pencarian hari kedua melibatkan sepuluh personel gabungan yang dimulai pukul 09.00-16.00.
Terdiri atas empat personel Basarnas yang berada di dalam perahu, tiga personel BPBD Kabupaten Wonosobo, serta tiga personel relawan dengan berbagai peralatan turut dikerahkan, seperti rescue car tipe 2, peralatan selam lengkap, Aqua Eye, peralatan SAR air, serta alat komunikasi. (git/aro)
Editor : H. Arif Riyanto