Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Rumah Perajin Tempe di Watumalang Wonosobo Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

Sigit Rahmanto • Minggu, 11 Januari 2026 | 22:05 WIB
Petugas memadamkan api yang membakar rumah Kaswono warga Desa Banyukembar, Watumalang, pekan lalu (10/1/2026).
Petugas memadamkan api yang membakar rumah Kaswono warga Desa Banyukembar, Watumalang, pekan lalu (10/1/2026).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo –  Rumah  Kaswono, 65,  perajin tempe di Dusun Krangean Wetan, Desa Banyukembar, Kecamatan Watumalang, ludes tak tersisa setelah dilalap api pada Sabtu malam (10/1/2026).

Peristiwa itu diduga dipicu sisa bara tungku kayu usai proses produksi tempe. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan hampir seluruh bangunan rumah beserta isinya.

Saat kejadian, Kaswono dan istrinya baru saja selesai merebus kedelai menggunakan tungku tradisional berbahan kayu, lalu beristirahat di dalam kamar.

Sekitar pukul 19.15, keduanya terbangun setelah asap tebal memenuhi rumah.

Saat dicek ke arah dapur, api sudah menjalar dan menyambar tumpukan kayu bakar di sekitar tungku.

“Saat dicek ke dapur, api sudah membesar dan menyambar kayu bakar di sekitar tungku,” ujar Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Wonosobo, Sabarno saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026). 

Korban bersama istrinya langsung berteriak meminta pertolongan.

Warga berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya. Api baru bisa dijinakkan sekitar 1 jam kemudian.

Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi rumah nyaris rata dengan tanah.

Bagian dapur hangus total, sementara bangunan utama hanya menyisakan tembok.

Seluruh perabot rumah tangga, dokumen penting, hingga barang berharga tak satu pun berhasil diselamatkan.

Sisa kedelai dan puing-puing peralatan produksi tempe tampak berserakan di antara reruntuhan.

Relawan Penanggulangan Bencana Watumalang, Bangun  mengatakan api cepat membesar karena sebagian besar material bangunan mudah terbakar.

“Api cepat membesar. Warga sudah berusaha maksimal, tapi kondisi rumah sebagian besar dari bahan mudah terbakar,” ujarnya.

Beruntung, sejumlah tabung gas yang berada di sekitar dapur tidak meledak.

Kondisi tersebut mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Kepala Desa Banyukembar, Muslimatun, menyampaikan bahwa korban sementara ditampung di rumah kerabat terdekat.

“Korban dan istrinya masih shock akibat kejadian ini,” katanya.  (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Watumalang #perajin tempe ancam mogok #terbakar #ludes