RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Menyambut tahun 2026, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat meminta jajarannya bekerja dengan semangat pengabdian.
Lebih jujur, berani dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Seluruh pihak diminta menjaga semangat sinergi dan kolaborasi yang selama ini sudah terbangun.
Sebab tahun 2026 banyak tantangan yang harus dihadapi.
Antara lain keterbatasan fiskal daerah yang berdampak pada percepatan pembangunan infrastruktur.
Kondisi ini menuntut perencanaan yang lebih matang, inovasi dalam pengelolaan anggaran.
Serta penentuan prioritas pembangunan yang semakin cermat dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Pada sektor agrobisnis, tantangan peningkatan produksi pertanian harus berjalan seiring dengan penerapan pola tanam ramah lingkungan.
Maka, pemerintah daerah akan terus mendorong pemanfaatan teknologi pertanian.
Melakukan penguatan kelembagaan petani, serta pendampingan berkelanjutan agar kesejahteraan petani meningkat tanpa mengorbankan kelestarian alam.
Sementara di sektor pariwisata, kekayaan alam dan budaya Wonosobo perlu dikelola secara berkelanjutan.
Inovasi pengelolaan dan promosi pariwisata terus dilakukan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Bupati juga menyoroti persoalan kemiskinan, stunting, anak tidak sekolah, keterbatasan akses air bersih, serta pengelolaan sampah yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
Ia menegaskan penyelesaian masalah-masalah tersebut tidak dapat dilakukan pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Wonosobo menunjukkan tren peningkatan.
“IPM bukan sekadar angka statistik, tetapi cermin kehidupan sehari-hari masyarakat. Peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan kesejahteraan harus terus kita dorong secara simultan dan berkelanjutan,” ujarnya dalam acara Refleksi Kinerja Pemerintah Kabupaten Wonosobo Tahun 2025 di Pendopo Selatan, Rabu (31/12/2025).
Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo menyampaikan apresiasi atas kinerja dan semangat gotong royong seluruh elemen selama tahun 2025. (lis)
Editor : Lis Retno Wibowo