Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Disparbud Wonosobo Dorong Talunombo Jadi Desa Wisata Edukatif dan Berkelanjutan

Sigit Rahmanto • Jumat, 26 Desember 2025 | 17:02 WIB
Monitoring  dan asisteni Desa Wisata Talunombo Sapuran yang diadakan oleh Disparbud Wonosobo.
Monitoring dan asisteni Desa Wisata Talunombo Sapuran yang diadakan oleh Disparbud Wonosobo.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Desa Wisata Talunombo, Kecamatan Sapuran, mulai dipacu naik kelas.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo turun langsung melakukan monitoring dan asistensi, menyiapkan fondasi tata kelola serta promosi agar desa wisata ini kian berdaya saing.

Kegiatan berlangsung Selasa (23/12/2015), dipimpin Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Disparbud Wonosobo Hapipi, bersama Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Pertama Dimas D. Pradikta serta tim bidang destinasi.

Dalam diskusi, Disparbud menekankan pentingnya penguatan tata kelola sebagai prasyarat utama keberlanjutan desa wisata.

Salah satunya dengan mendorong kerja sama formal melalui nota kesepahaman (MoU) bersama para mitra yang selama ini terlibat dalam pengembangan Desa Wisata Talunombo.

Selain itu, pengelola desa wisata didorong menyusun paket wisata yang lebih utuh dan terintegrasi.

Tidak hanya menawarkan destinasi, tetapi juga pengalaman, mulai unsur edukasi, budaya, hingga aktivitas ekonomi kreatif warga.

“Desa wisata harus punya alur yang jelas. Wisatawan datang, mendapatkan pengalaman, lalu pulang dengan kesan,” ujar Hapipi.

Disparbud juga mendorong penguatan sumber kunjungan wisatawan dari dua jalur.

Yakni melalui kerja sama dengan biro perjalanan wisata serta promosi mandiri yang dikelola secara konsisten oleh pengelola desa wisata.

Kepala Desa Talunombo Badarudin menekankan pentingnya dukungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Agar aspek perencanaan, lingkungan, pendidikan, dan potensi lokal bisa berjalan terpadu.

Hapipi menyatakan Disparbud Wonosobo tengah berproses menjalin komunikasi dengan Dinas Pendidikan untuk memasukkan materi kepariwisataan ke dalam pembelajaran sekolah.

“Kami sedang menyusun silabus kepariwisataan bersama Dinas Pendidikan.

Harapannya, tumbuh gerakan bangga berwisata di Wonosobo sejak dini, sekaligus mendukung visi RPJPD Kabupaten Wonosobo,” jelasnya.

Tim Disparbud meninjau sejumlah spot dan paket wisata yang dikembangkan Desa Wisata Talunombo.

Seperti kawasan Joglo Soekarno, wahana bermain anak, edukasi pengolahan sampah desa, hingga aktivitas ekonomi kreatif perajin anyaman tas. (git/lis).

Editor : Lis Retno Wibowo
#desa wisata #Asistensi #Monitoring #disparbud wonosobo #paket wisata #Hapipi