Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Anshor Wonosobo Komitken Beri Solusi Persoalan Sosial Ekonomi

Sigit Rahmanto • Selasa, 23 Desember 2025 | 01:33 WIB
Sebanyak 57 kader Anshor Wonosobo dikukuhkan di gedung Sasana adipura kencana, Senin (22/12/2025).
Sebanyak 57 kader Anshor Wonosobo dikukuhkan di gedung Sasana adipura kencana, Senin (22/12/2025).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Wonosobo menegaskan arah gerakan organisasi pada isu-isu strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Ketahanan pangan, ekoteologi, dan penguatan ekonomi kader menjadi fokus utama kepengurusan masa khidmat 2025–2029.

Penegasan itu disampaikan Ketua PC GP Ansor Wonosobo Aufa Mujtahid, usai pelantikan pengurus di Sasana Adipura, Senin (22/12/2025).

Menurutnya, Ansor tidak cukup hanya bergerak dalam kegiatan seremonial, tetapi harus hadir memberi solusi atas persoalan sosial dan ekonomi yang nyata.

“Selain peningkatan kualitas kader, isu ketahanan pangan, ekoteologi, serta pengembangan ekonomi kader menjadi konsentrasi penting pada periode ini,” ujar Aufa.

Ia menyebut, kepengurusan baru mewarisi lebih dari 18 ribu kader yang tersebar di 257 pimpinan ranting se-Kabupaten Wonosobo.

Potensi besar tersebut, kata dia, harus dikelola secara terstruktur agar mampu memberi dampak nyata bagi organisasi maupun masyarakat.

Pada pelantikan tersebut, 57 pengurus harian resmi dilantik. Mereka berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari aktivis, profesional, wirausahawan, petani, hingga kader berlatar pesantren.

Komposisi itu dinilai menjadi kekuatan tersendiri dalam menjalankan program-program strategis ke depan.

Aufa juga menegaskan komitmen GP Ansor untuk tetap berada di garda terdepan menjaga nilai-nilai keulamaan dan pesantren.

Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul belakangan harus dijadikan bahan evaluasi bersama, tanpa menggeser posisi Ansor sebagai pewaris perjuangan para ulama dan santri.

“Basis utama GP Ansor adalah pesantren. Karena itu, kami akan terus memperjuangkan cita-cita mulia para ulama,” katanya.

Sementara, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menilai dominasi pengurus muda menjadi modal penting bagi pembangunan daerah.

“Selamat atas pelantikan ini. Banyaknya pengurus yang masih muda ini harapannya bisa bersama-sama membangun Wonosobo,” ujar Afif.

Menurut Afif, pembangunan daerah tidak bisa diserahkan pada satu pihak. Kolaborasi lintas elemen menjadi kunci untuk menjawab tantangan ke depan. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#GP Anshor kabupaten wonosobo #pengukuhan #persoalan sosial