RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo akan memanggil pengelola destinasi wisata baru di kawasan wisata Watu Angkruk.
Langkah itu diambil menyusul insiden kecelakaan yang menimpa salah satu kendaraan wisatawan beberapa waktu lalu. Dari hasil evaluasi, pengelola dinilai belum memenuhi standar keamanan sebagaimana diatur dalam regulasi usaha pariwisata.
Kepala Bidang Destinasi Disparbud Wonosobo, Hapipi mengungkapkan pihaknya tengah melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha pariwisata agar menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami mengacu pada Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025 tentang standarisasi usaha pariwisata. Salah satu poin penting di dalamnya adalah soal keamanan dan keselamatan wisatawan,” jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (5/11/2025).
Menurutnya, dari hasil pengecekan di lapangan, pengelola wisata Angkruk belum memiliki sejumlah kelengkapan dasar keamanan.
Seperti rambu-rambu keselamatan, titik kumpul saat keadaan darurat, hingga peralatan safety.
“Mitigasi bencana juga belum berjalan. SOP keamanan belum mereka miliki,” terangnya.
Disparbud pun akan segera mengundang pengelola untuk dimintai klarifikasi sekaligus diberikan kesempatan melengkapi kekurangan yang ada.
“Belum sampai pada tahap teguran tertulis. Saat ini kami baru sebatas mengundang untuk pembinaan. Kalau nanti dalam waktu tertentu tidak ada tindak lanjut, baru akan ada surat peringatan,” ujarnya.
Selain aspek keamanan, Hapipi menilai terdapat pekerjaan rumah lain yang perlu segera ditangani bersama lintas sektor.
Seperti daya dukung dan daya tampung kawasan wisata yang belum terukur dengan baik.
“Saat akhir pekan atau libur panjang, jumlah wisatawan membeludak. Kita belum punya instrumen untuk menghitung batas aman kapasitas pengunjung,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penataan kawasan wisata juga melibatkan banyak instansi lain.
“Kalau soal lalu lintas, itu kewenangan Dinas Perhubungan. Tata ruang menjadi ranah PUPR. Jadi ini pekerjaan bersama, tidak bisa hanya Disparbud,” kata Hapipi.
Disparbud memastikan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar setiap pengelola wisata di Wonosobo menerapkan standar keamanan yang memadai.
Untuk memastikan hal tersebut, wartawan Jawa Pos Radar Magelang mencoba mengonfirmasi pengelola Watu Angkruk, namun hingga berita ini ditulis belum ada jawaban. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo