Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Dibekuk di Rumah Kosong di Kepil Wonosobo, Pelaku Pembunuhan Serda Rohman Ditangkap Tim Gabungan TNI

Sigit Rahmanto • Selasa, 16 September 2025 | 02:22 WIB
Iwan, pembacok Serda Rohman ditangkap di rumah kosong di Kepil, Senin (15/9/2025).
Iwan, pembacok Serda Rohman ditangkap di rumah kosong di Kepil, Senin (15/9/2025).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Upaya pelarian pelaku pembunuhan anggota Kodim 0707/Wonosobo, Serda Rohman Setyawan, akhirnya berakhir.

Tim gabungan Intel Kodam IV/Diponegoro, Korem 072/Pamungkas, dan Kodim 0707/Wonosobo berhasil meringkus dua orang yang diduga terlibat langsung dalam insiden berdarah di Kafe Shaka, Sapuran.

Keduanya adalah Iwan,  35, dan pacarnya, Putri. Mereka ditangkap Senin (15/9/2025) sekitar pukul 10.56 WIB di sebuah rumah kosong di Dusun Sumpit, Desa Kepil, Kecamatan Kepil.

Penangkapan tersebut dipimpin langsung Waas Inteldam IV/Dip, Dandeninteldam IV/Dip, bersama anggota Deninteldam IV/Dip, Tim Intel Korem 072/Pmk, serta Unit Intel Kodim 0707/Wonosobo.

Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, mengungkapkan kronologi penggerebekan.

Menurutnya, sekitar pukul 10.00, tim menerima informasi dari jaringan intelijen terkait keberadaan  pria dan wanita tidak dikenal di rumah kosong dekat Pasar Kepil.

“Informasi itu segera ditindaklanjuti. Pada pukul 10.15, tim bergerak ke lokasi dan melakukan pengamatan. Ternyata benar ada dua orang yang mengarah pada ciri-ciri pelaku pembunuhan,” jelasnya.

Pada pukul 10.30, tim yang dipimpin langsung Waas Intel dan Dandenintel melakukan penyergapan.

Iwan dan Putri berhasil ditangkap tanpa perlawanan berarti. Dari lokasi, tim juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Sekitar pukul 11.00, keduanya dibawa ke Markas Kodim 0707/Wonosobo untuk pemeriksaan awal.

Selanjutnya, pada pukul 12.30 WIB, mereka resmi diserahkan ke Polres Wonosobo guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dandim menegaskan keberhasilan ini adalah bukti solidnya sinergi intelijen TNI.

“Kami berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini sampai tuntas. Seluruh proses hukum kami serahkan kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Insiden yang menewaskan Serda Rohman di Kafe Shaka, Minggu (14/9/2025) dini hari, sempat menyulut amarah publik.

Aksi protes bahkan terjadi sehari setelah kejadian, di mana warga melakukan perusakan fasilitas kafe dan membakar ban sebagai bentuk solidaritas.

Kini, setelah pelaku berhasil diamankan, publik Wonosobo berharap keadilan bagi almarhum Serda Rohman segera ditegakkan. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#anggota tni #Serda Rohman #pembacokan #kodim 0707 wonosobo #iwan #Sapuran Kepil #Jolontoro #Kafe Shaka #rumah kosong