RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Ratusan formulator pertanian lintas daerah berkumpul di Wonosobo dalam ajang Olimpiade Formulator Pertanian 2025.
Selain memperkuat persaudaraan, kegiatan ini juga mengusung misi edukasi teknologi pertanian modern dan kegiatan sosial.
Ketua Panitia, Yudo Aji Sasono, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan peran formulator dalam mendukung petani. “Meski berbeda perusahaan, di sini kami dipersatukan menjadi keluarga besar Jawa Tengah dan DIY,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025) malam.
Tahun ini, Organisasi Petugas Lapang Dieng (OPLD) menjadi tuan rumah, sekaligus menandai peringatan 25 tahun Olimpiade Formulator. Ada enam kontingen yang terlibat, yakni IPP, Company, APPS, IRF, Ika Formas, dan OPLD sendiri.
Beragam agenda disajikan, mulai dari malam akbar bertema jadul dengan parade kostum dan tari kontingen, hingga kegiatan sosial berupa santunan anak yatim.
Tak kalah penting, workshop pertanian berbasis teknologi menghadirkan akademisi UPN Yogyakarta serta dinas pertanian.
Workshop ini memperkenalkan penggunaan drone untuk penyemprotan pestisida. Teknologi tersebut diharapkan bisa membuka wawasan petani agar lebih efisien, hemat tenaga, sekaligus ramah lingkungan.
“Tujuan akhirnya adalah pemberdayaan petani. Mereka harus ikut merasakan manfaat teknologi terbaru,” jelas Yudo.
Ia berharap, lewat kebersamaan dan transfer pengetahuan, formulator pertanian bisa semakin solid dalam mendukung pembangunan pertanian yang modern, berkelanjutan, sekaligus humanis. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo