RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Karnaval kemerdekaan di Desa Sojopuro, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo Selasa (19/8/2025), mendadak heboh.
Warga RT 5 RW 2 Dusun Sojopuro tak sekadar tampil dengan kostum meriah, melainkan menghadirkan ikon berbentuk tikus kantor lengkap dengan spanduk berisi sindiran pedas bagi pejabat korup.
Tulisan di spanduk itu mencolok, “Tuyul-tuyul kantor suka mencuri duit rakyat” dan “Pejabat merayakan kemerdekaan dengan anggaran negara, rakyatnya merayakan dengan iuran bersama.”
Alih-alih sekadar pesta rakyat, penampilan ini sontak menarik perhatian penonton. Karnaval yang biasanya identik dengan hiburan dan parade budaya, berubah menjadi panggung kritik sosial.
“Kami muak dengan pejabat di negara ini. Di mana-mana hanya ada maling uang rakyat. Karena itu, kami ingin menyampaikan pesan bahwa para koruptor harus dibasmi,” tegas Sabar, salah satu warga peserta karnaval.
Menurutnya, warga desa kerap bergotong-royong untuk membiayai kegiatan, berbeda dengan pejabat yang leluasa menggunakan anggaran negara. Ketimpangan inilah yang coba mereka sorot.
Pesan warga Sojopuro dinilai berani. Mereka memanfaatkan momentum karnaval untuk bersuara di tengah keterbatasan akses politik.
“Bagaimanapun bentuk protesnya, sesempit apapun momennya, kami akan menyelipkan suara bahwa negara ini tidak baik-baik saja,” imbuh Sabar. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo