Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Karnaval Kemerdekaan 2025 Wonosobo Pecah Meriah, Diikuti 7000 Peserta, Bupati Afif : Bukan Hanya Pesta Rakyat, Ini Perekat Kebersaman

Sigit Rahmanto • Selasa, 19 Agustus 2025 | 01:53 WIB
Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo ikut menyemarakkan karnval kemerdekaan yang digela Minggu (18/8/2025) di Wonosobo.
Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo ikut menyemarakkan karnval kemerdekaan yang digela Minggu (18/8/2025) di Wonosobo.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Suasana Kota Wonosobo, Senin (18/8/2025), berubah menjadi lautan warna. Karnaval Kemerdekaan 2025 digelar dengan meriah.

Mengusung tema “Lestari Alamku, Luhur Budayaku untuk Indonesia Jaya”, karnaval kali ini menampilkan parade spektakuler dari berbagai peserta.

Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga vertikal pemerintah, hingga  sekolah ikut ambil bagian. Peserta  tampil dengan kostum unik bernuansa budaya Nusantara, perjuangan, hingga kreasi ramah lingkungan.

Deretan drumband, kesenian tek-tek, calung, dan atraksi budaya khas Wonosobo semakin membuat penonton bersorak riang. Kreativitas peserta dalam menampilkan busana hingga gerak teatrikal mendapat sambutan hangat masyarakat.

Menariknya, bukan hanya pegawai dan staf yang ikut serta. Pimpinan OPD bahkan turun langsung meramaikan karnaval.

Sekretaris Daerah Wonosobo, One Andang Wardoyo, tampil bersama para staf ahli dan asisten setda dengan dandanan kuda kepang. Aksi para pejabat ini sontak mengundang tawa sekaligus tepuk tangan meriah dari warga.

Kepala Dinas Kominfo sekaligus ketua panitia karnaval, Kristiana Dewi, menjelaskan, perayaan HUT RI ke-80 ini diikuti  65 instansi.

Mulai dari OPD, perangkat daerah, BUMN, BUMD, komunitas, kelompok kesenian, marching band, hingga sekolah dan universitas. Salah satunya adalah STIKES Muhammadiyah Wonosobo.

“Kami sengaja melibatkan berbagai unsur agar gelora kemerdekaan bisa ditularkan ke masyarakat. Ini saatnya instansi turun langsung menghibur dan lebih dekat dengan masyarakat.

Agar mereka semakin tahu keberadaan instansi, tugas fungsi masing-masing, serta pesan-pesan positif yang ditampilkan.

Selain sebagai wujud rasa syukur, ini juga menjadi momen kebersamaan agar pembangunan bisa berjalan lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, tema karnaval tahun ini diangkat sebagai pengingat pentingnya budaya bersih.

“Sampah masih menjadi masalah kita bersama. Budaya bersih perlu digaungkan. Jika alam kita lestari, anak cucu kita bisa menikmati kehidupan yang lebih baik,” tegasnya.

Peserta karnaval  lebih dari 7.000 orang yang dibagi dalam tujuh kelompok besar dengan titik persiapan berbeda, agar tidak menumpuk di satu lokasi.

Rute karnaval dimulai dari perempatan Honggoderpo, melewati Jalan Ahmad Yani, Jalan Kartini, Jalan Pangeran Diponegoro, dan berakhir di depan Kantor Bupati Wonosobo.

Dalam pelaksanaannya, panitia bekerja sama dengan polres, dinas perkimhub, dan berbagai pihak terkait agar masyarakat bisa menikmati karnaval dengan aman dan nyaman.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah untuk dua kategori, yakni yel-yel terbaik dan kostum terbaik. Juara pertama mendapat hadiah televisi dari Geo Dipa, sedangkan juara dua dan tiga memperoleh uang tunai dari Forum BUMD Kabupaten Wonosobo.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasi tinggi. Ia menyebut karnaval ini bukan hanya pesta rakyat, tetapi juga perekat kebersamaan.

“Kemerdekaan harus terus diisi dengan karya nyata. Karnaval ini menjadi wujud syukur sekaligus cara kita merawat budaya dan alam Wonosobo,” tegasnya.

Afif juga menekankan nilai gotong-royong dalam suksesnya penyelenggaraan. “Mulai dari pemerintah, sekolah, komunitas, hingga masyarakat, semua bahu-membahu menyukseskan acara ini. Gotong royong inilah yang menjadi kekuatan Wonosobo untuk terus maju,” tambahnya.

Hingga sore, penonton tak beranjak. Mereka  rela berdiri berjam-jam demi menyaksikan setiap penampilan peserta.

Bahkan, tak sedikit yang sengaja datang lebih awal agar mendapat posisi terbaik di sepanjang jalur karnaval. Pedagang kecil pun ikut kebagian rezeki, karena jajanan khas Wonosobo laris manis diburu penonton. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Afif Nurhidayat #Diskominfo Kabupaten Wonosobo #karnaval kemerdekaan 2025 #kristiana dewi #alun-alun #opd