RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Setiap kalimat yang disampaikan Bupati maupun wakilnya di panggung publik dianggap kebijakan resmi Pemkab Wonosobo.
Sadar risikonya besar, Pemkab kini meluncurkan layanan Call Center Protokol untuk mengamankan koordinasi antar-OPD dan mencegah kesalahan saat menyusun sambutan pimpinan daerah.
Layanan Call Center Protokol ini untuk mempermudah koordinasi antara organisasi perangkat daerah (OPD) melalui pesan WhatsApp.
Dengan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda Wonosobo yang akan menjadi operator di layanan tersebut.
Kabag Prokompim Setda Wonosobo, Satriyatmo, menjelaskan, layanan tersebut dibuat untuk memastikan setiap agenda kedinasan yang melibatkan pimpinan daerah dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.
Layanan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pimpinan daerah, baik bupati maupun wakil bupati.
“Call center ini untuk lebih mengefektifkan koordinasi kami dengan OPD agar pelayanan kepada pimpinan lebih berkualitas,” tegasnya seusai memberi acara sosialisasi penerapan Call Center dan SOP yang digelar di Pendopo Kabupaten, Senin (11/8/2025).
Salah satu contoh kebutuhan koordinasi yang dimaksud adalah terkait penyusunan naskah sambutan. Menurutnya, setiap sambutan bupati atau pejabat yang mewakili memiliki bobot kebijakan publik yang strategis, sehingga kesalahan sekecil apapun tidak boleh terjadi.
“Kami biasanya meminta pointer dari OPD agar sambutan yang disampaikan lebih tepat sasaran. Sambutan bupati adalah kebijakan umum Pemkab, jadi tidak boleh ada kesalahan,” tegasnya.
Sosialisasi Call Center Protokol ini juga dibarengi dengan penguatan Standar Operasional Prosedur (SOP) keprotokolan dan komunikasi pimpinan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas seluruh OPD serta admin Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam berkoordinasi dengan Prokompim.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Aprilia Rismawati, staf Prokompim yang memaparkan tata cara pemanfaatan layanan dan penerapan SOP secara terintegrasi.
Melalui layanan ini, Pemkab Wonosobo berharap efektivitas dan efisiensi koordinasi dapat tercapai, sehingga citra positif kegiatan pimpinan daerah semakin terjaga.
“Dengan sistem ini, setiap agenda, sambutan, hingga protokol acara bisa dipersiapkan secara matang dan seragam,” pungkasnya. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo