Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Membanggakan, Bulan Dana PMI Wonosobo Tembus Rp 1,9 Miliar, Naik 20 Persen dari Tahun Lalu

Sigit Rahmanto • Kamis, 7 Agustus 2025 | 00:29 WIB
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dan Wakil Bupati Amir Husein menerima capaian bulan dana PMI 2025 dari Ketua PMI Wonosobo Heru Kurniawan, Rabu (6/8) di Pendopo Kabupaten.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dan Wakil Bupati Amir Husein menerima capaian bulan dana PMI 2025 dari Ketua PMI Wonosobo Heru Kurniawan, Rabu (6/8) di Pendopo Kabupaten.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonosobo tahun ini resmi ditutup dengan catatan positif.

Total perolehan mencapai Rp 1,9 miliar atau meningkat 20 persen dibandingkan tahun lalu.

“Lonjakan ini tak lepas dari kerja kolektif dari seluruh pihak untuk membantu kegiatan ini,” tegas Ketua PMI Wonosobo, Heru Kurniawan, usai menutup Bulan Dana PMI di Pendopo Kabupaten, Rabu (6/8/2025).

Menurutnya, sejak lima tahun silam aksi bulan dana PMI selalu mengalami kenaikan. Sejak Heru menjabat tahun 2020, target Rp 1,4 miliar terpenuhi hingga angkanya terus bertambah sampai di tahun 2025 yang mencapai Rp 1,9 miliar.

Melebihi target yang telah ditetapkan sebesar Rp 1,8 miliar. Dari total dana yang terkumpul, 10 persen wajib disetor ke PMI Provinsi dan 5 persen masuk dana abadi.

Sisanya digunakan untuk pelatihan relawan, operasional logistik, dan program kemanusiaan lainnya.

Sementara 50 persen lainnya, atau sekitar Rp 770 juta langsung disalurkan untuk bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan.

Bentuknya antara lain paket sembako untuk keluarga miskin serta bantuan material bagi korban bencana kebakaran.

“Kami tak pernah menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai, Ini demi menjaga akuntabilitas dan memastikan bantuan tepat guna,” tegasnya.

Heru menjelaskan, pembagian bantuan dilakukan merata di 15 kecamatan, dengan prioritas penerima ditentukan berdasarkan data rekomendasi dari pemerintah daerah. Setiap kecamatan mendapat jatah 100 keluarga penerima manfaat.

Dia memastikan seluruh penggunaan dana dilakukan secara transparan dan bisa dipantau publik. Setiap akhir tahun, PMI Wonosobo diaudit oleh akuntan independen dan juga diawasi oleh Inspektorat Kabupaten.

“Kami juga update penggunaan dana di laman resmi PMI Wonosobo. Memang tidak kami rinci satu per satu donatur, tapi publik bisa tahu ke mana arah dana itu digunakan,” jelasnya.

Heru juga menegaskan penggalangan dana hanya dilakukan selama tiga bulan dalam program Bulan Dana. Di luar periode itu, PMI tidak pernah menarik sumbangan masyarakat.

Jika ada pihak yang mengatasnamakan PMI untuk meminta donasi di luar waktu resmi, pihaknya menyatakan itu bukan bagian dari institusinya.

“Kalau ada yang masih menarik dana di luar Bulan Dana, itu patut dicurigai. Kami tegaskan, di luar periode itu, PMI tidak pernah minta sumbangan sepeser pun,” pungkasnya. 

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat mengatakan dengan meningkatnya capaian bulan dana ini menjadi bukti bahwa kepengurusan PMI telah bekerja.

Dan masyarakat akhirnya percaya bahwa lembaga ini bisa mengelola dana ini menjadi lebih baik. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Kabupaten Wonosobo #heru kurniawan #bulan dana pmi #Melebihi Target