RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Pemerintah Kabupaten Wonosobo resmi menggulirkan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar, dimulai dari SMP Negeri 3 Kertek, Senin (4/8/2025).
Program ini menyasar lebih dari 152 ribu siswa dari jenjang SD hingga SMA dan akan berlangsung hingga akhir Agustus 2025.
Tak sekadar menimbang berat dan mengukur tinggi badan, pemeriksaan juga mencakup deteksi potensi penyakit menular hingga kesehatan reproduksi.
Pemeriksaan berlaku untuk siswa laki-laki maupun perempuan, tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menegaskan pentingnya pemeriksaan rutin demi memantau kesehatan anak-anak sekolah dan mencegah penyakit sejak dini.
“Pemeriksaan ini digelar setahun sekali secara gratis. Kalau ditemukan ada siswa yang mengidap penyakit seperti TBC, langsung kami rujuk ke puskesmas untuk penanganan lebih lanjut,” tegas Afif.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo Jaelan menambahkan, program ini berjalan beriringan dengan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dimulai serentak di hari yang sama.
“Imunisasi menyasar siswa kelas 1, 2, dan 5 SD serta kelas 3 SMP. Vaksin yang disalurkan mencakup HPV untuk pencegahan kanker serviks pada siswi, campak rubella, TD (Tetanus-Diphtheria), dan HDT (Hepatitis-Diphtheria-Tetanus),” terangnya.
Secara total, terdapat 13 jenis pemeriksaan kesehatan yang dilakukan. Teknis pelaksanaannya diserahkan kepada puskesmas di wilayah kerja masing-masing.
“Penyakit berat sebenarnya bisa dicegah. Salah satunya lewat vaksinasi dan pemeriksaan rutin. Kalau ada faktor risikonya, ya diselesaikan dari akarnya,” imbuh Jaelan.
Pemkab berharap, program ini menjadi langkah strategis menekan angka penyakit serius di kalangan pelajar sekaligus investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Wonosobo ke depan. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo