RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat meminta agar ucapan hari jadi kabupaten yang biasanya diwujudkan dalam karang bunga, diganti dengan bibit tanaman.
Kebijakan ini dituangkan melalui Surat Edaran Nomor: 600.4.15/0716/2025 tertanggal 18 Juli 2025 tentang Penggantian Ucapan Karangan Bunga Menjadi Bibit Tanaman.
Langkah tersebut untuk mendukung pelestarian alam dan penghijauan di wilayah Kabupaten Wonosobo.
Sekaligus mengurangi volume sampah dari karangan bunga yang selama ini kerap berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonorejo.
Selain itu, menjadi ajakan bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan berpartisipasi dalam gerakan pengurangan sampah serta pemanfaatan barang ramah lingkungan.
Dalam surat edaran tersebut, Bupati Afif Nurhidayat menghimbau untuk mengganti papan ucapan karangan bunga dengan pemberian bibit tanaman. Seperti pohon buah dan tanaman hias.
Bibit tanaman akan dihimpun dan ditanam di lokasi-lokasi strategis di wilayah Kabupaten Wonosobo sebagai bentuk penghijauan.
Bibit pohon buah minimal setinggi 1 meter, sedangkan tanaman turus jalan seperti asem jawa dan pohon sapu tangan harus setinggi minimal 1,5 - 2 meter.
Pot tanaman dapat ditambahkan dengan tanaman hias atau bunga, yang akan dimanfaatkan untuk penataan taman kota.
Menurut bupati kebijakan ini untuk menghidupkan kembali sektor usaha tanaman hias dan bunga lokal di Wonosobo.
“Kebijakan ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga menjadi simbol semangat keberlanjutan dalam perayaan Hari Jadi Wonosobo ke 200.
Di balik semarak dan euforia perayaan, ada manfaat jangka panjang yang kita tanam bersama, secara harfiah dan simbolis,”ungkapnya dalam pernyataan tertulisnya. (rls/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo