Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

SPPG Sedayu Siap Salurkan 1.200 Porsi Makanan ke 12 Sekolah di Wilayah Sapuran Wonosobo

Sigit Rahmanto • Senin, 14 Juli 2025 | 05:48 WIB
Dapur umum makan siang bergizi gratis di Sedayu, Sapuran Wonosobo yang akan menyuplai 12 sekolah di wilayah kecamatan tersebut.
Dapur umum makan siang bergizi gratis di Sedayu, Sapuran Wonosobo yang akan menyuplai 12 sekolah di wilayah kecamatan tersebut.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Wonosobo terus meluas.

Kini giliran Kecamatan Sapuran yang menjadi wilayah penerima manfaat terbaru, menyusul pembukaan Sentra Pangan Program Gizi (SPPG) Unit Sedayu, Sabtu (12/7/2025).

SPPG Sedayu bakal menjadi dapur umum yang menyuplai makanan bergizi ke 12 sekolah di wilayah tersebut. Dalam tahap awal, total 1.200 porsi makanan siap saji akan didistribusikan setiap hari untuk siswa dari jenjang TK hingga SMA.

Tak hanya itu, sekitar 60 porsi tambahan juga disiapkan khusus bagi ibu hamil dan balita.

“Kita akan segera memulai operasi SPPG Sedayu ini secepatnya,” tegas Ketua PKPRI Wonosobo, Rohmadi, usai meresmikan unit baru tersebut.

Kepala SPPG Sedayu, Aswandi, memastikan distribusi dilakukan dalam tiga kloter berbeda. Hal ini dilakukan agar waktu makan siswa di tiap jenjang pendidikan bisa terlayani dengan tepat.

“Kloter pertama kami kirim pukul 07.00 untuk SD, yang memiliki jam makan antara 08.30 hingga 09.00. Kloter kedua berangkat pukul 08.30, dan terakhir pukul 11.00 untuk siswa SMP dan SMA,” jelasnya.

Lebih dari sekadar pengiriman makanan, pihaknya juga menerapkan sistem kontrol kualitas yang ketat.

Setiap kloter menyisihkan satu porsi untuk uji rasa, memastikan makanan sampai dalam kondisi baik dan layak konsumsi.

“Kami juga menyimpan satu porsi dari tiap menu di chiller khusus selama seminggu. Ini sebagai bentuk dokumentasi, sekaligus antisipasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan uji laboratorium,” imbuh Aswandi.

Jarak distribusi terjauh dari dapur umum SPPG Sedayu mencapai enam kilometer masih dalam batas maksimal yang ditetapkan program MBG.  

Yakni maksimal 6 kilometer atau 30 menit waktu tempuh.

Dengan bergulirnya program MBG di wilayah Sedayu, diharapkan angka stunting dan gizi buruk di Kecamatan Sapuran bisa ditekan secara bertahap.

Program ini pun menambah semangat semua pihak untuk memastikan bahwa setiap anak Wonosobo mendapatkan akses gizi yang layak dan merata. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#sekolah #SPPG Sedayu #Sapuran #Mbg #Makan Bergizi Gratis