Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Patung Biawak Wonosobo Magnet Baru Wisata, Gerakkan Perekonomian Warga

Lis Retno Wibowo • Minggu, 1 Juni 2025 | 03:21 WIB
Patung biawak di Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Wonosobo banyak dikunjungi wisatawan setelah viral di medsos.
Patung biawak di Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Wonosobo banyak dikunjungi wisatawan setelah viral di medsos.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo  -  Patung biawak yang berada di Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Wonosobo menjadi magnet baru.

Banyak orang berdatangan untuk menyaksikan patung yang dibuat oleh seniman Rejo Arianto tersebut. 

Pengunjung tidak hanya dari Wonosobo dan kota sekitar, namun ada yang dari luar Jawa. Seperti Kalimantan dan Sulawesi.

“Bahkan ada orang dari Malaysia datang ke sini karena penasaran,”tutur pemuda Desa Krasak yang mengelola wisata patung biawak, Sukron.

Menurut dia, pengunjung ramai pada hari-hari libur atau akhir pekan. Sedangkan hari biasa juga tetap ada pengunjung meski tak seramai hari libur.

Wartawan koran ini menyaksikan rombongan anak-anak TK dari Kecamatan Kertek datang menumpang angkutan. Bersama guru-gurunya, anak-anak ini foto di depan patung.

Pemuda setempat yang bertugas pun sibuk mengarahkan foto-foto untuk mendapatkan gambar terbaik. Setelah puas, mereka pun pulang. 

Pengunjung lain, Nariyah, dari Grabag Kabupaten Magelang mengaku penasaran dengan patung biawak. “Di internet sempat viral. Jadi kami penasaran seperti apa wujudnya,”cetusnya. 

Ia bersama anak dan saudaranya menyempatkan mampir di patung biawak setelah berkunjung ke tempat kerabatnya di Wonosobo.

Patung yang berada di tengah dua jalur jalan tersebut kini menggerakan perekonomian masyarakat setempat. Banyak pedagang bermunculan.

Seperti pedagang makanan minuman. Lalu pedagang suvenir berupa kaus bergambar patung biawak. Warga setempat juga membuat area parkir. 

Baca Juga: Rejo Arianto, Seniman Patung Biawak Aksi Live Painting, Disambut Antusias Warga Setempat

Kabid Pemasaran Disparbud Wonosobo Fatonah Ismangil berharap dengan keberadaan patung biawak yang dikunjungi puluhan ribu wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia, menjadi jembatan terbukanya wisata baru yang dapat dimanfaatkan warga setempat untuk mengoptimalkan potensi wisata lainnya. 

Sesuatu yang viral biasanya lama kelamaan akan surut, namun jika hal ini secepatnya dijadikan momentum oleh pemdes dan para penggerak desa untuk mengelola potensi desa yang ada menjadi sebuah paket wisata yang menarik, maka keberadaan patung biawak tersebut tidak akan dilupakan di kemudian hari. 

“Di Desa Krasak Selomerto ada potensi sungai yang bisa digali untuk menjadi daya tarik wisata tirta dan sport tourism seperti arung jeram, tubing dan potensi tebingnya di area sekitar jembatan heritage yakni Jembatan Menyawak bisa dijadikan area wisata panjat tebing.

Selain itu, Desa Krasak juga punya potensi pertanian seperti durian dan banyak lainnya yang bisa menjadi paket agrowisata yang menarik,”ujarnya. 

Saat ini menurut keterangan karang taruna desa setempat, mereka sudah mulai bergerak untuk membuat pokdarwis yang diharapkan semakin bisa menggerakkan wisata di desa tersebut dengan menerapkan Sapta Pesona Wisata.

Dan menjadi embrio terbentuknya Desa Krasak menjadi desa wisata dan munculnya atraksi-atraksi wisata yang keren di kemudian hari. (lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Patung biawak #sri fatonah ismangil #wonosobo #disparbud wonosobo #magnet #Desa Krasak #Gerakkan Ekonomi #Selomerto