RADARMAGELANG.ID, Wonosobo–Warga Kelurahan Jaraksari, Kecamatan Wonosobo, ditemukan meninggal di aliran Sungai Siantap, Selasa (22/4/2025).
Korban bernama Nur Wahyu Hidayat, 26, ini sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Minggu (20/4/2025).
Korban saat itu berpamitan pada keluarganya untuk memancing di Kedung Mudal Sungai Siantap.
Menurut keterangan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo, Dudi Wardoyo, korban berpamitan kepada ayahnya untuk memancing di Kedung Mudal, aliran Sungai Siantap.
Namun hingga dua hari kemudian, tak kunjung pulang. Keluarga lantas melapor ke Polres Wonosobo dan Basarnas, sebelum akhirnya juga menyampaikan laporan ke BPBD pada Selasa pukul 13.35.
Tim gabungan BPBD, Basarnas, relawan, dan unsur lain langsung bergerak ke lokasi yang diduga menjadi titik awal keberangkatan korban pukul 14.30.
“Setelah sekitar satu jam pencarian, korban ditemukan pada pukul 15.37 dalam kondisi meninggal.
Ia ditemukan di Kedung Mudal yang masih satu lokasi di aliran Sungai Siantap,” terang Dudi saat dikonfirmasi, Rabu (23/4/2025).
Tubuh korban tersangkut di bebatuan yang berada di tengah kedung dengan setengah badan mengapung.
Relawan kemudian melakukan evakuasi jenazah dan langsung dibawa ke rumah duka. Selanjutnya, pihak kepolisian melakukan proses identifikasi.
"Kita belum berani mengambil kesimpulan penyebab korban meninggal.
Itu di wilayah kepolisian dan katanya memang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban," ujarnya.
Dudi menambahkan, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat saat beraktivitas di sekitar aliran sungai. Terutama pada titik-titik berbahaya seperti kedung.
“Kami imbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada, serta segera melapor jika terjadi keadaan darurat,” pungkasnya. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo