Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Rejo Arianto, Pembuat Patung Nyawak di Selomerto Wonosobo Pelihara Biawak untuk Pelajari Gerak Tubuhnya, Hasilnya Mirip Asli

Sigit Rahmanto • Rabu, 23 April 2025 | 01:23 WIB
Rejo Arianto, seniman pembuat patung biawak di Krasak, Selomerto, Wonosobo.
Rejo Arianto, seniman pembuat patung biawak di Krasak, Selomerto, Wonosobo.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Tugu biawak di Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, tidak hanya mencuri perhatian karena bentuknya yang sangat mirip dengan aslinya.

Tapi juga karena misteri di balik sosok seniman pembuatnya. Setelah viral di media sosial, warganet pun ramai-ramai bertanya, siapa kreator di balik karya realisme tersebut.

Jawabannya terungkap saat Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat memperkenalkan langsung sang seniman.

Yakni Rejo Arianto, warga asli Wonosobo yang selama ini lebih banyak berkarya dalam diam.

Ditemui di sela kunjungan bersama bupati pada Senin (21/4/2025), Rejo atau akrab disapa Ari, mengaku tak menyangka karya seninya mendapat sambutan luar biasa dari publik.

“Saya hanya ingin memberi yang terbaik untuk kampung halaman. Ternyata responnya luar biasa,” ucap Ari, tersenyum.

Menariknya, demi menghasilkan patung yang benar-benar realistis, Ari bahkan sempat memelihara biawak secara langsung.

“Saya pelajari geraknya, bentuk tubuh, dan teksturnya. Supaya saat saya mematung, hasilnya benar-benar hidup,” tuturnya.

Soal anggaran, Ari justru tak muluk-muluk. Ia sempat berpesan langsung ke bupati agar menyiapkan dana secukupnya.

“Kalau dikasih Rp1 miliar ya saya bisa bikin yang lebih besar dari ini,” selorohnya sambil tertawa.

Ari bukan nama baru di dunia seni rupa. Lulusan ISI Surakarta ini dikenal juga sebagai pelukis.

Karyanya terpajang di Pendopo Bupati Wonosobo berupa lukisan-lukisan para bupati dari masa ke masa.

“Ini patung perdana saya untuk Wonosobo, dan saya bangga bisa mengharumkan nama daerah lewat seni,” pungkas Ari.

Sementara, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menyampaikan bahwa bantuan pembangunan berasal dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif warga.

“Tahun lalu, pemuda Krasak mengusulkan pembangunan tugu biawak atau yang mereka sebut ‘nyawak’.

Di wilayah itu, biawak memang cukup banyak dijumpai dan tidak pernah mengganggu warga,” ungkap Afif.

Dengan anggaran terbatas, hasil yang dicapai sangat memuaskan. Bupati Afif bangga.

Menurutnya ini menjadi bukti bahwa dengan kreativitas, bisa menghasilkan karya luar biasa.“Letaknya pun strategis, berada di jalur masuk menuju pusat kota Wonosobo,” tambahnya.(git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Rejo Arianto #Patung biawak #BUpati Wonosobo afif Nurhidayat #isi surakarta #Selomerto