RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Wonosobo menutup total akses Jembatan Sojokerto yang menghubungkan Desa Sojokerto dan Desa Gunungtawang, Kecamatan Selomerto.
Penutupan ini mulai berlaku sejak Selasa (18/3/2025) pukul 23.00 WIB untuk mendukung proses perbaikan jembatan yang mengalami kerusakan.
Kepala DPUPR Kabupaten Wonosobo, Nurudin Ardiyanto, saat dikonfirmasi Rabu (19/3/2025), menjelaskan bahwa langkah ini diambil demi keselamatan pengguna jalan dan memperlancar pekerjaan perbaikan.
Menurutnya, kondisi jembatan sudah cukup mengkhawatirkan sehingga diperlukan tindakan segera agar tidak membahayakan masyarakat yang melintas.
"Jembatan ini merupakan jalur penting bagi warga di dua kecamatan. Namun, karena kondisinya sudah tidak memungkinkan, kami harus melakukan perbaikan menyeluruh.
Untuk sementara, akses di ruas jalan Selomerto-Leksono ini ditutup total agar pekerjaan bisa berjalan maksimal," ujar Nurudin.
Pihaknya juga memastikan bahwa sebelum penutupan dilakukan, DPUPR telah berkoordinasi dengan polsek dan pemerintah kecamatan setempat untuk menginformasikan kepada masyarakat mengenai kebijakan ini.
Sebagai solusi, DPUPR mengimbau warga yang biasa menggunakan jalur ini untuk beralih ke jalur alternatif terdekat.
Namun, pihaknya juga memahami bahwa penutupan ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
Terutama bagi mereka yang bergantung pada jalur tersebut untuk aktivitas sehari-hari.
Oleh karena itu, DPUPR berkomitmen untuk menyelesaikan perbaikan secepat mungkin agar akses masyarakat kembali normal.
"Hingga saat ini, kami masih melakukan asesmen terkait estimasi waktu penyelesaian perbaikan jembatan.
Namun, kami akan bekerja seefisien mungkin agar akses bisa segera dibuka kembali," tambahnya. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo