Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Safari Ramadan, Baznas Wonosobo Kumpulkan Dana untuk Bantu Palestina

Sigit Rahmanto • Selasa, 11 Maret 2025 | 04:43 WIB
Safari Ramadan yang diadakan Baznas Kabupaten Wonosobo bekerja sama dengan DMI di Masjid YAMP Nurul Falach, kemarin (9/3/2025.).
Safari Ramadan yang diadakan Baznas Kabupaten Wonosobo bekerja sama dengan DMI di Masjid YAMP Nurul Falach, kemarin (9/3/2025.).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonosobo, bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI), menggelar Safari Ramadan bertajuk Membasuh Luka Palestina. 

Ketua Baznas Wonosobo, Priyo Purwanto, menjelaskan program ini merupakan bagian dari agenda nasional Baznas RI yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia. 

"Ada enam syekh dari Palestina yang akan berkeliling ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, dan Sumatra Utara," ujarnya dalam Safari Ramadan pada Minggu  (9/3) di Masjid YAMP Nurul Falach Wonosobo. 

Priyo menekankan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pencerahan spiritual, tetapi juga sarana untuk mempererat solidaritas umat Islam terhadap Palestina. 

"Kami mengajak seluruh umat Islam untuk menyempurnakan ibadah Ramadan dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui program ini," katanya.

Baznas memastikan seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Baznas RI untuk membantu rakyat Palestina.

Bantuan ini mencakup kebutuhan pokok seperti pangan, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. 

Safari Ramadan ini diawali dengan salat Duhur berjamaah di Masjid YAMP Nurul Falach Mendolo, dilanjutkan buka puasa bersama di Masjid Al Huda Sudagaran, serta salat Subuh berjamaah di Masjid Al Mansur Kauman.

Dalam ceramahnya, Syekh Ahmad Hassan Mohammad Husain menggambarkan kondisi sulit yang dialami rakyat Palestina.

Ia menyampaikan  mayoritas warga kini kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar, seperti makanan, air bersih, dan perlindungan dari cuaca ekstrem.

"Anak-anak dan perempuan di Palestina sangat membutuhkan bantuan. Mereka mengalami kesulitan besar dalam memperoleh makanan dan air bersih.

Bahkan, selimut pun menjadi barang langka di tengah musim dingin yang mencekam," ungkapnya.

 Syekh Ahmad menyebutkan sekitar 70 persen bangunan di Palestina hancur akibat serangan yang terus berlangsung. Ia berharap bantuan dari umat Islam di Indonesia dapat meringankan penderitaan mereka. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Priyo purwanto #safari ramadan #bantuan #palestina #Baznas Wonosobo