Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Dua Bencana Longsor sempat Tutup Akses Jalan di Kecamatan Kepil dan Kaliwiro, Wonosobo

Sigit Rahmanto • Senin, 3 Maret 2025 | 22:55 WIB
Petugas BPBD Kabupaten Wonosobo membersihkan material longsor yang sempat menutup Jalan Wadaslintang-Selokromo.
Petugas BPBD Kabupaten Wonosobo membersihkan material longsor yang sempat menutup Jalan Wadaslintang-Selokromo.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo--Hujan deras yang mengguyur Wonosobo beberapa hari terakhir memicu longsor di dua titik berbeda.

Meski tidak ada korban jiwa, material longsor sempat menutup akses jalan dan menghambat arus lalu lintas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Dudi Wardoyo mengatakan, kejadian pertama terjadi di Jalan Kali Angkrik, Krajan Kropoh, Kecamatan Kepil, Sabtu (1/3/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.

Longsor disebabkan hujan lebat disertai angin kencang.

"Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan. Hanya lumpur yang menutup jalan dan sudah dilakukan penyemprotan untuk membersihkan sisa material," kata Dudi kepada Jawa Pos Radar Magelang, Minggu (2/3/2025).

Ia menyebut, longsor itu terjadi masih di lokasi yang sama pada longsor yang membawa batu besar menutup jalan beberapa waktu yang lalu.

"Beruntung longsor kali ini hanya membawa material tanah dan lumpur yang menutup jalan, sehingga hanya beberapa jam saja berhasil kita selesaikan," katanya.

Sedangkan longsor kedua terjadi Sabtu (1/3/2025) sekitar pukul 19.00 WIB di Jalan Wadaslintang-Selokromo, tepatnya di Bukit Dempes, Desa Kemiriombo, Kecamatan Kaliwiro.

Longsor yang disebabkan oleh hujan lebat ini sempat menutup sebagian jalan provinsi dan menghambat arus lalu lintas.

Koordinator RPB SAR Kaliwiro Habib saat dikonfirmasi Minggu (2/3/2025) menjelaskan, longsor yang terjadi berasal dari tebing jalan setinggi 10 meter dengan panjang longsoran sekitar 5 meter.

"Setelah menerima laporan, kami langsung mengirimkan satu regu ke lokasi bersama untuk melakukan penanganan bersama stakeholder yang lain," ujarnya.

Beruntung, saat peristiwa tersebut terjadi tidak ada korban jiwa.

Untuk itu, pihaknya langsung melakukan pengerukan material, normalisasi jalan, serta penyemprotan dengan water pump guna menghilangkan sisa tanah agar tidak licin.

"Evakuasi dan penanganan berjalan aman dan lancar. Saat ini, jalan sudah terbuka sepenuhnya dan arus lalu lintas kembali normal," katanya. (git/aro)

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#bencana #BPBD Wonosobo #longsor