RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Subur Riadi, warga Desa Selokromo, Kecamatan Leksono, yang hilang saat menjala ikan di Sungai Serayu, akhirnya ditemukan tak bernyawa, Jumat (21/2/2025).
Jasad pria 50 tahun ini ditemukan mengapung di Waduk Mrica, Banjarnegara.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (19/2/2025) pagi setelah berpamitan untuk menjala ikan di Sungai Serayu.
Namun, hingga malam hari, ia tak kunjung pulang. Keluarga yang cemas langsung mencari ke titik-titik tempat biasa korban menjala dan memancing. Hasilnya nihil.
Laporan orang hilang pun masuk ke BPBD Wonosobo. Pencarian mulai dilakukan sejak hari itu, dengan penyisiran dari jembatan gantung Selokromo hingga Pikas.
Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Wonosobo, Tagana, Damkar, Polsek Leksono, Koramil Leksono, serta relawan dan warga setempat turun ke lokasi.
Hingga akhirnya, Jumat pukul 07.30, tim mendapat kabar ada sesosok mayat ditemukan di Waduk Mrica, tepatnya di area Blambangan.
Keluarga korban bersama tim gabungan segera menuju lokasi untuk memastikan identitasnya.
"Setelah dicek, benar itu Subur Riadi," kata Kepala BPBD Wonosobo Dudi Wardoyo saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2025). Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSI Bawang untuk pemulasaran, sebelum dibawa pulang ke rumah duka.
Belum bisa dipastikan penyebab Subur bisa hanyut di Sungai Serayu. Pasalnya saat kondisi hilang pada Rabu lalu, cuaca di wilayah tersebut masih cerah.
"Ada kemungkinan korban tidak mengetahui ada banjir dari atas hingga korban terbawa arus. Tapi ini baru kemungkinan kita," terangnya.
Dengan ditemukannya jasad korban, operasi pencarian resmi dihentikan.
Namun, BPBD tetap mengingatkan warga agar berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di musim hujan.
"Kami imbau warga lebih waspada. Jika ingin menjala atau memancing, sebaiknya tidak sendiri dan selalu perhatikan kondisi arus," tegasnya. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo