RADARMAGELANG.ID, Wonosobo — Pemerintah Kabupaten Wonosobo menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar beberapa waktu lalu (4/2/2025), Wakil Bupati Wonosobo Muhammad Albar menekankan pembangunan daerah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Tetapi membutuhkan kontribusi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
"Kami ingin memastikan setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Maka, partisipasi aktif warga sangat diperlukan dalam menyusun RKPD ini," ujar Wabup Albar.
Forum ini menjadi ajang masyarakat, akademisi, serta pelaku usaha untuk menyampaikan aspirasi dan masukan strategis pembangunan daerah.
Berbagai isu mulai dari ekonomi, infrastruktur, hingga lingkungan hidup menjadi topik utama dalam diskusi.
Wabup Albar juga menyoroti tantangan yang dihadapi Wonosobo dalam pembangunan berkelanjutan.
"Kita tidak bisa hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi tanpa memperhatikan aspek sosial dan lingkungan. Diperlukan inovasi dan kolaborasi agar kebijakan yang dihasilkan lebih efektif," tambahnya.
Peserta forum mengapresiasi langkah Pemkab dalam membuka ruang diskusi yang lebih luas bagi masyarakat.
Mereka berharap masukan yang diberikan benar-benar diakomodasi dalam RKPD 2026. Tidak sekadar formalitas.
Dengan forum ini, Pemkab Wonosobo menargetkan penyusunan RKPD yang lebih inklusif dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.
Sebagai langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo