Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Sungai Wangan Aji Meluap Wonosobo, Banjir Rendam Rumah dan Jalan di Kalianget hingga Jawar Mojotengah

Sigit Rahmanto • Selasa, 3 Desember 2024 | 00:52 WIB
Jalan di kawasan Kalianget hingga Jawar terjadi banjir akibat meluapnya Sungai Wangan Aji Wonosobo, Senin (2/12/2024).
Jalan di kawasan Kalianget hingga Jawar terjadi banjir akibat meluapnya Sungai Wangan Aji Wonosobo, Senin (2/12/2024).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Akibat tak mampu menampung air, saluran Sungai Wangan Aji meluap. Hal tersebut membuat beberapa titik mengalami banjir yang merendam jalan dan permukiman warga.

Hujan deras mengguyur Kabupaten Wonosobo sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, Senin (2/12/2024).

Akibatnya, banjir merendam sejumlah titik. Debit air Sungai Wangan Aji meluap karena saluran drainase tidak mampu menampung aliran air.

Genangan air yang mencapai betis orang dewasa sempat menghambat arus lalu lintas dan menggenangi permukiman warga.

Pantauan Radar Magelang banjir mulai terjadi pukul 14.00 hingga 15.30. Ruas jalan utama seperti Jalan Kyai Abdurahman Wahid KM 3 Dieng, Kalianget, jalan Andongsili hingga Jalan di KM 9 Jawar, Mojotengah, menjadi titik terdampak paling parah.

Banyak kendaraan memilih berhenti karena pengendara memilih menunggu air surut sebelum melanjutkan perjalanan.

“Saluran di Wangan Aji tidak mampu menampung debit air yang terus bertambah akibat hujan deras. Akibatnya, air meluap ke jalan-jalan besar,” ujar Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Wonosobo, Sabarno.

Tidak hanya air, banjir juga membawa material berupa batu dan pasir yang menyebar di jalanan. Material ini membuat jalan licin dan berbahaya bagi pengendara. 

"Batu dan pasir yang terbawa air semakin menyulitkan pengendara. Selain genangan, material ini juga mempersulit pembersihan setelah banjir surut," ujar Sabarno.

Curah hujan yang tinggi menjadi pemicu utama banjir kali ini. Namun, kondisi saluran air di sepanjang Sungai Wangan Aji yang menyempit juga memperburuk situasi.

Sementara, saat dikonfirmasi Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Wonosobo, Budi Sulistyo, mengakui banjir yang terjadi diakibatkan meluapnya drainase di beberapa titik. Termasuk di saluran wangan aji yang menurutnya cukup parah. 

"Seperti yang terjadi di Kalianget itu, kami baru saja membuka pintu air di HM 45. Tadi tidak bisa dioperasikan karena tertutup sampah," kata Budi.

Menurut Budi, lokasi pintu air HM 45 berada di depan Masjid Kalianget, salah satu area terdampak banjir.

"Itu salah satu penyebabnya, air tersumbat di sini (HM 45). Kalau yang dari atas pintu bendung ke saluran, sebenarnya sudah kami tutup sebelum banjir terjadi," jelasnya.

Kondisi ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan normalisasi sungai dan memperbaiki saluran air yang bermasalah.

Warga berharap agar langkah konkret segera dilakukan untuk mencegah banjir serupa terjadi lagi di masa mendatang.

“Kalau hujan deras seperti ini, kami selalu khawatir banjir kembali datang,” kata Suyono, warga Kalianget saat ditemui di lokasi banjir, kemarin.

Saat ini pihak BPBD Wonosobo terus memantau situasi dan mengimbau warga untuk tetap waspada menghadapi potensi hujan lebat, mengingat musim penghujan diperkirakan akan berlangsung hingga awal tahun depan. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#DPUPR #wonosobo #banjir #meluap #hujan deras #wangan aji