RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Pilkada Wonosobo, Khairullah Al Mujtaba dan Sidqi Ferin Diana, menegaskan komitmen mereka untuk membawa perubahan positif bagi Kabupaten Wonosobo.
Pernyataan itu mereka sampaikan dalam konferensi pers yang digelar usai debat publik kedua yang diselenggarakan KPU Wonosobo di Gedung Adipura Kencana, Jumat (15/11/2024) sore.
Khairullah Al Mujtaba atau akrab disapa Gus Itab mengajak masyarakat untuk mencermati visi-misi yang diusungnya.
"Kami paslon nomor dua, Wonosobo waras, insya Allah jika diberi kesempatan memimpin, kami akan berusaha membawa perubahan yang lebih baik untuk Wonosobo," ujarnya penuh semangat.
Dia juga menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang mengayomi, bukan yang menguasai.
"Pemimpin harus adil, amanah, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Jangan pilih pemimpin yang mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Itab juga mengklarifikasi bahwa pembangunan, termasuk perbaikan jalan yang dilakukan, menggunakan dana pemerintah, bukan dari paslon atau pihak lain.
"Perbaikan jalan yang sudah diaspal bukan dana dari bupati, atau anggota DPRD, tapi dari pemerintah. Itu adalah hak masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, calon Wakil Bupati Sidqi Ferin Diana mengungkapkan beberapa tantangan besar yang saat ini masih dihadapi Kabupaten Wonosobo.
Ferin Diana menyoroti angka kemiskinan Wonosobo yang masih tinggi, berada di urutan ketiga termiskin di Jawa Tengah.
"Kepemimpinan tiga tahun terakhir hanya mampu menurunkan angka kemiskinan sebesar 1 persen.
Kami akan berusaha keras menurunkan lebih jauh angka kemiskinan tersebut, bahkan melampaui capaian periode sebelumnya," jelasnya.
Selain itu, Ferin juga menyoroti rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Wonosobo, yang sebagian besar disebabkan oleh tingkat pendidikan yang masih rendah.
"Kami berkomitmen untuk meningkatkan sektor pendidikan agar kualitas SDM di Wonosobo lebih baik.
Tidak ada lagi kriminalisasi terhadap buruh. Kami ingin buruh dan tenaga pengajar memiliki semangat untuk mendidik generasi penerus," katanya.
Ferin menambahkan, "Kami ingin menjadikan Wonosobo kabupaten yang lebih sejahtera, dengan pendidikan yang lebih baik, dan angka kemiskinan yang lebih rendah. Ini adalah prioritas utama kami ke depan."
Di akhir pernyataan, paslon 2 mengajak masyarakat Wonosobo untuk memilih pemimpin dengan hati nurani.
"Pilihlah pemimpin yang benar-benar ikhlas untuk masyarakat Wonosobo, yang bekerja untuk kemajuan bersama, bukan untuk kepentingan segelintir orang," tutup mereka.
Dengan visi yang jelas dan komitmen untuk membawa Wonosobo menuju perubahan, paslon nomor urut 2 berharap dapat memenangkan hati masyarakat dan membawa kabupaten ini menuju kemajuan yang lebih baik. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo