RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pagerkukuh merupakan salah satu dari empat SD sederajat di Wonosobo yang menjadi target uji coba program makan bergizi gratis.
Semula makan siang diberikan pada jam 09.00. Namun kemudian diubah menjadi jam 10.00 untuk kelas 1 dan 2.
“Kalau anak kelas di atasnya kami mulai jam 11.00. Soalnya kalau jam 09.00 anak-anak masih belum lapar,” ujar Kepala SDN Pagerkukuh Wonosobo, Sepharyanto,
Di SDN Pagerkukuh, hanya menargetkan 307 anak setiap hari. Antusiasme dari siswa-siswi SDN Pagerkukuh ini cukup tinggi.
Setiap hari, anak-anak selalu menanti apa saja makanan yang akan disajikan.
Di SD Pagerkukuh terdapat 3 penyuplai makanan. Yakni dari Ayu Snack, Kedai Jakarta dan GH Corner.
Masing-masing penyuplai menyediakan 100-an boks per hari agar dapat menyasar seluruh siswa yang berjumlah 307 anak.
Sebelum didistribusikan ke sekolah, tiap menu dari penyuplai akan diambil sampelnya untuk kemudian disetor ke Dinkes.
Hal ini untuk mencegah adanya kandungan zat berbahaya yang ada dalam makanan.
“Alhamdulillah untuk saat ini aman. Sebelum dibagikan diambil sampel makanannya oleh Dinkes untuk dicek.
Semoga jangan sampai ada kondisi terburuk ke anak-anak hingga 25 hari ke depan,” tegas dia.
Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Wonosobo beserta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) serta Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan uji coba makan siang bergizi gratis pada 4 SD sederajat.
Yakni SDN 10 Wonosobo, SDN 2 Wonosobo, MI Kliwonan dan SDN Pagerkukuh Wonosobo. Uji coba ini berlangsung hingga 25 hari ke depan sejak Jumat, 8 November 2024 lalu. (mg27/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo