Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Galian C Ilegal Perparah Penyusutan Mata Air di Wonosobo, Bahkan Ada yang Mengering

Sigit Rahmanto • Selasa, 8 Oktober 2024 | 05:10 WIB
Petugas melakukan pengecekan rutin debit dan kualitas air di salah satu sumber mata air milik Perumda Tirta Aji Wonosobo.
Petugas melakukan pengecekan rutin debit dan kualitas air di salah satu sumber mata air milik Perumda Tirta Aji Wonosobo.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Musim kemarau mengakibatkan penurunan debit mata air di Kabupaten Wonosobo.

Dari puluhan sumber mata air yang dimiliki Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo, yang paling terpengaruh di area kawasan galian C ilegal.

Direktur Utama Perumda Tirta Aji Wonosobo, Muchammad Sjahid, mengungkapkan beberapa wilayah, terutama di cabang distribusi seperti Kecamatan Wadaslintang, mengalami penurunan saat musim kemarau.

“Di Wonosobo kota, kondisi masih relatif aman. Namun, beberapa cabang seperti Wadaslintang, Kertek memang mengalami penurunan debit.

Di titik-titik tertentu, seperti mata air Kali Yogo dan Sibendo. Kami juga mencatat adanya penurunan debit yang cukup signifikan,” ungkap Sjahid saat ditemui di kantornya belum lama ini.

Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo memiliki 34 mata air.

Namun, beberapa mata air, seperti di Wonosari, mengalami penurunan debit yang cukup parah lantaran berada di sekitar tambang galian C ilegal.

“Kondisi di Wonosari sangat terdampak. Bahkan di sumber awal sempat hilang dan berpindah ke lokasi lain,” jelasnya.

Dari ke 34 sumber mata air itu, hanya ada beberapa yang saat ini masih tetap stabil.

Terutama seperti sumber mata air Mangli yang debitnya airnya tidak terpengaruh meski musim kemarau.

Menyikapi tantangan ini, Sjahid menjelaskan pihaknya sedang melakukan penguatan jaringan distribusi dan penambahan reservoir untuk mengatasi penurunan debit.

“Kami telah membangun reservoir baru di Sarioso dan Sambon yang akan segera difungsikan.

Harapannya, penambahan ini bisa menahan cadangan air lebih lama, khususnya di musim kemarau,” tambahnya.

Perbaikan pipa dan infrastruktur distribusi juga menjadi prioritas untuk memastikan pelayanan air tetap optimal, terutama di wilayah yang paling terdampak.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam manajemen air bersih.

Meskipun tantangan yang dihadapi cukup besar, kami optimis bisa menjaga pasokan air untuk masyarakat,” pungkasnya. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#debit air #Perumda Air Minum Tirta Aji Wonosobo #tambang ilegal #menyusut #muchammad sjahid #Mengering #mata air