RADARMAGELANG.ID, Wonosobo--Pembangunan kawasan wisata Telaga Menjer terus dikebut oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo.
Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 88 persen dan diharapkan bisa rampung sebelum akhir tahun 2024.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo Agus Wibowo menjelaskan, proyek ini merupakan bagian dari upaya Pemkab untuk memperkuat potensi wisata lokal dan mendukung pengembangan lima destinasi wisata baru di Wonosobo.
Proyek pengembangan Telaga Menjer menelan anggaran sebesar Rp 4,6 miliar.
“Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp 4,1 miliar dialokasikan untuk pembangunan fisik seperti Tourist Information Center (TIC), penataan lanskap, serta fasilitas pendukung seperti parkir dan tempat duduk,” ujarnya kepada wartawan, belum lama ini.
Sisa anggaran digunakan untuk kebutuhan perencanaan, pengawasan, dan pengadaan peralatan penunjang.
Menurut Agus, pihaknya berharap pembangunan ini tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga meningkatkan daya tarik Telaga Menjer sebagai salah satu tujuan wisata utama di Wonosobo.
"Nantinya, wisatawan bisa menikmati pemandangan telaga dari berbagai sudut, baik di area bawah maupun atas yang selama ini belum dimanfaatkan," imbuhnya.
Agus menambahkan, bangunan TIC akan menjadi pusat informasi bagi wisatawan yang datang, sehingga mereka bisa mendapatkan layanan informasi yang lebih mudah.
"TIC ini diharapkan menjadi gerbang utama untuk memberikan pengalaman yang lebih terorganisir bagi wisatawan," jelasnya.
Pembangunan fasilitas umum di sekitar telaga juga menjadi perhatian.
"Kami menambah area duduk dan fasilitas lainnya di sekitar telaga, terutama di bagian bawah. Harapannya, wisatawan bisa menikmati pemandangan tanpa harus turun terlalu jauh ke tepian telaga," kata Agus.
Dengan progres pembangunan yang sudah mencapai 88 persen, Agus optimistis proyek ini bisa selesai tepat waktu.
"Kami terus memantau pekerjaan di lapangan agar tidak ada hambatan berarti. Targetnya, pembangunan ini selesai di akhir tahun sehingga bisa segera dinikmati oleh wisatawan,” tandasnya.
Plt Bupati Wonosobo Muhammad Albar turut memberikan keterangan mengenai pentingnya proyek ini.
"Pengembangan Telaga Menjer adalah bagian dari rencana besar kami dalam mengembangkan lima destinasi wisata baru di Wonosobo, yang disebut Dieng Baru. Telaga Menjer menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan ini karena potensinya yang sangat besar untuk menarik wisatawan," ujar Albar seusai melihat langsung progres pembangunan di lokasi tersebut, belum lama ini.
Menurut Albar, lima destinasi tersebut adalah Telaga Menjer di Garung, Kalianget di Kota Wonosobo, Koridor Bedakah dan Tlogomulyo di Kertek, Gunung Lanang di Kalibawang, serta Waduk Wadaslintang.
"Pengembangan destinasi wisata baru ini akan memperkuat posisi Wonosobo sebagai tujuan wisata unggulan, tidak hanya bergantung pada Dieng saja. Kami ingin memberikan lebih banyak pilihan bagi wisatawan yang berkunjung ke Wonosobo," lanjutnya.
Albar optimistis bahwa dengan rampungnya pembangunan Telaga Menjer, daya tarik wisatawan akan meningkat signifikan.
"Telaga Menjer memiliki potensi luar biasa yang belum sepenuhnya tergarap. Dengan pembangunan ini, kami berharap wisatawan tidak hanya berfokus di Dieng, tetapi juga menjadikan Menjer sebagai tujuan utama mereka," tegasnya.
Pengembangan kawasan wisata ini juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.
"Kami yakin bahwa dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama yang bergerak di sektor pariwisata seperti homestay, restoran, dan usaha lainnya," katanya. (git/aro)
Editor : H. Arif Riyanto